Kabut Asap Meluas, Jokowi Percepat Lawatan di Amerika

©net
Presiden RI Joko Widodo

Transbogor.co- Kabut asap yang kian meluas membuat Presiden RI Joko Widodo terpaksa mempercepat lawatannya ke Amerika Serikat. Hal itu disampaikan Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana dalam pernyataannya.

"Saya memutuskan membatalkan perjalanan ke West Coast atau mungkin langsung meluncur ke Kalteng atau Sumsel," kata presiden dari Blair House, Washington, usai berbicara lewat telepon dengan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Panjaitan.

Kamis (29/10/2015) pagi mendatang, Jokowi dijadwalkan sudah tiba di Indonesia, lebih cepat dibandingkan rencana sebelumnya. Presiden memulai lawatan kenegaraan pertama ke Amerika Serikat pada hari Minggu tanggal 25 Oktober.

Sebelumnya, banyak kalangan mempertanyakan keputusan Jokowi untuk tetap mengunjungi Amerika, padahal bencana asap kian meluas di berbagai tempat di Indonesia.

Selain surat terbuka, banyak pengguna media sosial yang menyuarakan kritik dan pendapatnya, antara lain dengan menggunakan tagar #melawanasap dan #masihmelawanasap.

Sejumlah aktivis lokal juga melakukan aksi turun ke lapangan dengan pengumpulan koin dan unjuk rasa. Kabut asap yang diperkirakan terburuk selama ini telah menyelubungi Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand bagian selatan. 

Pada bagian lain, Loegeng Priyohanisetyo, diplomat Indonesia di Konsulat Jenderal RI di Kota Davao, Pulau Mindanao, Filipina, mengatakan, kabut asap terlihat, tapi tidak mengganggu.

“Cuaca memang sering berubah-ubah. Namun, penerbangan tidak terganggu, berjalan seperti biasa,” kata Loegeng sebagaimana dikutip dari wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.

Sebelumnya, seperti dilaporkan kantor berita AFP, sejumlah penerbangan dibatalkan dan beberapa rumah sakit disiagakan akibat asap dari Indonesia.

Sebanyak enam penerbangan telah ditunda atau dibatalkan di bagian tengah dan selatan Filipina karena asap kian tebal. Menurut peneliti cuaca pada Badan Meteorologi Filipina, John Agbay, pandangan para pilot yang mengudara Kota Cebu terbatas pada jarak delapan kilometer.(bbc/ek)

.