Nekat Cari Emas, 12 Gurandil Tertimbun Longsor

©ek-transbogor
KORBAN : Inilah nama 12 korban tertimbun longsor di lubang sepit, Gunung Pongkor

Transbogor.co- Kendati keberadaan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) atau gurandil di lingkungan PT Antam Tbk, Gunung Pongkor sudah ‘diperangi’ habis-habisan tim gabungan. Namun, ternyata masih belum membuat jera.

Buktinya, pasca penertiban besar-besaran yang melibatkan ribuan personil dari Polisi, TNI, Satpol PP dan petugas lainnya, aktifitas penambangan illegal masih terus terjadi.

Namun, kini aksi nekat para gurandil itu berakibat fatal. Kemarin, Senin (26/10/2015), sebanyak 12 orang gurandil terkubur hidup-hidup dalam lubang Kunti yang berada di Gunung Butak, Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung.

Insiden terjebaknya ke 12 orang gurandil (PETI) di lubang Kunti, milik H. Wahyudin ini diterima Transbogor. Informasi yang diperoleh dari sejumlah saksi mata, 13 orang gurandil tersebut dikabarkan sedang menuju sasaran pengambilan bebatuan yang mengandung emas.

"Tapi, tiba tiba  ditengah jalan lubangnya ambruk dan mengubur hidup hidup ketiga belas para gurandil tersebut," kata Enoch, warga pemberi kabar, Selasa (27/10/2015). Sampai saat ini ke 12 orang PETI tersebut, sambungnya, masih terjebak dalam lubang dan tengah dilakukan evakuasi penggalian dari masyarakat setempat.

"Adapun identitas sementara sampai saat iyang baru saya ketahui, baru tiga orang diantaranya RT Holi berusia 47 tahun alamat kampung Legok Cau Desa Cibeber RT 03/ RW06, kemudian Inda (aneu) umur 22 tahun alamat  sama, lalu Ajid umur 26 tahun alamat sama dengan RT Holi," tukasnya.

Kapolsek Nanggung AKP. Nyoman Supartha belum dapat dhubungi, terkait kondisi nasih 13 para gurandil yang menjadi korban Lobang Gunung Butak.

Tim evakuasi yang dipimpin Kabag Ops Res Bogor, Kompol Imron belum bisa bergerak menuju lokasi malam ini dikarenakan medan yang licin dan kondisi  gelap.

Terpisah, Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Setio saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan 12 orang tertimbun di longsoran tambang liar di Gunung Pongkor, Nanggung, Bogor.

"Ya, benar ada warga penambang liar yang terkena longsoran," ujar AKBP Suyudi

Dari keterangan saksi yang dikumpulkan polisi, para penambang liar yang masuk dalam lubang dengan diameter 50 cm. Longsoran berada di area PT Antam, Desa Bantar Karet.

"Kemiringan lokasi 100-120 derajat. Sebelah kiri jurang, sebelah kanan tebing longsoran. Info dari masyarakat dalamnya lubang adalah 50 meter," sambung AKBP Suyudi meneruskan data kronologis peristiwa. (rifan/ek) 

.