Waspada Makanan Berbahaya, Diskoperindag Sidak Pasar

©net
Ilustrasi

Transbogor.co- Antisipasi beredarnya makanan dan minuman berbahaya, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) sidak enam pasar tradisional di Kabupaten Bogor.

"Adapun sidak di pasar terkait pengecekan makan dan minuman untuk dilihat apakah ada kandungan zat yang berbahaya, untuk dikonsumsi atau tidak. Soal lokasinya kita tak bisa beri tahu. Kan namanya juga sidak," kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jaya Sanirin Jaya saat ditemui Transbogor, Jumat (30/10/2015).  

Kembali ia melanjutkan, dalam sidak itu nantinya, tim yang diterjunkan akan melakukan pemeriksaan secara acak terhadap seluruh komoditi yang ada di pasar tersebut.

"Semuanya akan kita ambil sample. Jika ditemukan ada yang mengandung zat berbahaya akan kita sita. Kepada pedagangnya akan kita beri pengarahan dan pembinaan. Namun kalau masih saja bandel akan ditindak secara tegas " sebutnya.

Hingga saat ini sendiri, Jaya mengaku sidak baru dilakukan di Jonggol, Ciawi, Cigombong, dan Parung Panjang.

"Hasilnya, negatif. Tapi tetap kita tak mau kecolongan," tambahnya.

Sebelumnya, munculnya aneka makanan dengan segala bentuk dan jenisnya yang dijual bebas dipasaran memang sangat menggoda siapa saja untuk mencicipinya, tak terkecuali anak-anak. Namun, tak sedikit paganan murah meriah itu bukan berarti aman untuk dikonsumsi.

Tingginya persaingan dagang membuat penjual nekat melakukan apa saja, termasuk mencampurnya dengan zat-zat berbahaya bagi tubuh, demi meraup keuntungan. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Rizky meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan pengawasan yang intens ke sejumlah pedagang. Kendati hal ini diyakini tak mudah, namun dirinya yakin dengan.tindakan nyata itu bisa meminimalisir pedangan nakal yang berlaku curang.

"Patut diwaspadai para pedagang curang ini. Karena penambahan zat-zat berbahaya, walau untuk memberikan kesan.menarik tapi kalau berbahaya untuk tubuh yang mengkonsumsinya harus dicegah," paparnya. (rifan/ek)

.