Prabowo: Kader Gerindra Jangan Jadi Maling

  Ketua Dewan Pembina yang juga Calon Presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto, memberikan orasi politik ketika menghadiri Pelantikan Pengurus DPD Gerindra dan Perayaan HUT Gerindra ke-6 di Sabuga, Bandung, Jabar, Sabtu (15/2) lalu. foto: antara

Jakarta, Trans Bogor  - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto menegaskan, kader Gerindra jangan jadi maling karena partai tersebut didirikan untuk menjadi partai bersih.

Dari siaran pers yang diterima, Kamis (20/2/2014), Prabowo menyebutkan, dirinya selalu mendorong agar terjadi perubahan pada tahun 2014. Soalnya, jika tidak ada perubahan pada Pemilu 2014, maka lima tahun ke depan akan semakin parah karena yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin makin miskin.

Dikatakannya, Gerindra harus bersih dari segala bentuk yang merongrong nama baik bangsa dan negara.
"Gerindra tidak mau menerima kaum koruptor, karena Gerindra berkeinginan menghilangkan semua koruptor dari republik ini. Kader Gerindra yang jadi koruptor akan diusir dan akan dibenamkan ke dalam kelompok masyarakat yang terhina," kata Prabowo dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, negara ini sangat rapuh karena rakyat telah dibodohi. 

"Jangan sampai nanti saat pemilu juga dibohongi dengan memilih kucing dalam karung. Kita harus memilih sesuai keinginan kita dan jangan mau diintervensi oleh orang lain," kata dia.

Bangsa ini, kata Prabowo, harus bisa menikmati demokrasi dan menikmati kekayaan alam sendiri. Pasalnya, menurut dia, alam Indonesia telah digerogoti dan terus mengalami kebocoran, bahkan hampir setiap tahun kebocoran negara hampir Rp1.000 triliun. "Kalau 9 April tidak ada perubahan, maka lima tahun lagi akan tetap seperti ini, yang kaya makin kaya dan miskin akan makin tambah parah miskinnya," kata Prabowo.

Dalam orasi saat apel siaga dan pengukuhan 10.000 Kader Gerindra, pihaknya mengatakan, prinsip boleh terima uang asal coblos sesuai pilihan hati. Slogan yang kontradiktif itu diucapkannya untuk menggugah semangat kadernya di Bekasi. Menjelang Pemilu 2014 saat ini, menurut dia, gencar sekali strategi politik uang di Tanah Air.
Prabowo juga menegaskan bahwa partai berlambang kepala Garuda itu juga tidak akan memaksakan pada para kader untuk memilih partainya.

"Kita mau terapkan salah satu slogan Pemilu 2014 yaitu bersih dan jujur. Jadi kita tidak paksakan pilihan kepada publik. Termasuk pada kader kami," kata Prabowo.

Calon Presiden 2014 itu hanya meminta agar seluruh kader Gerindra jangan mau dibeli suaranya pada Pemilu 2014. Pasalnya, kata Prabowo, republik ini bisa dibeli, bahkan hampir segala aktivitas dan pekerjaan apapun dalam kehidupan di Indonesia, semuanya bisa dibeli.

Menurut Prabowo, Partai Gerindra didirikan bertujuan untuk menghapuskan kemiskinan serta menjadi partai yang bersih.

"Hadirnya partai ini adalah untuk pengabdian dalam memperbaiki bangsa dan negara. Karena kader Gerindra harus bekerja dengan ikhlas dengan ketulusan dan kesetiaan, dengan meyakinkan bahwa adanya Gerindra untuk membela rakyat," kata Prabowo. (adh/ant)

 

.