Marquez Polisikan Wartawan yang Menyerangnya Saat Wawancara

©net
Marc Marquez

Transbogor.co - Pebalap Honda asal Spanyol, Marc Marquez, mengambil langkah hukum dengan mengadukan para jurnalis televisi Italia yang menyerangnya, Jumat (30/10/2015), ke polisi. Langkah ini Marquez supaya peristiwa serupa tak terulang di masa mendatang.

Manajer Marquez, Emilio Alzamora, Sabtu (31/10/2015), secara resmi merilis pernyataan terkait peristiwa penyerangan yang terjadi di rumah keluarga Baby Alien di Crevera, Lleidam tersebut. Menurut dia, jurnalis dari program televisi Le Lene, yaitu Stefano Corti, Allesandro Onnis, dan kameramen terus melontarkan kata-kata penghinaan kepada Marquez.

Setelah itu, para jurnalis tersebut melakukan perbuatan yang memalukan dan konyol. Mereka juga mendorong dan menghina keluarga Baby Alien. “Mereka telah dilaporkan ke polisi. Prosedur kriminal yang normal bakal diambil terhadap orang-orang tersebut,” ujar Alzamora, seperti dilansir Marca.

“Kejadian seperti itu seharusnya tak perlu terjadi lagi di masa mendatang. Marquez dan keluarganya selalu bersikap hormat terhadap siapa pun,” imbuhnya.

Seperti dilansir Marca sebelumnya, saat tiba di rumah Marquez, para jurnalis itu mencecar Baby Alien dengan pertanyaan-pertanyaan sinis. Tapi, Marquez menolak menanggapi. Para jurnalis itu kemudian masuk ke mobil, mengambil botol, dan melemparkannya ke dinding rumah Marquez.

Ayah Marquez, Julia, marah dengan aksi kasar para jurnalis itu. Marc Marquez kemudian meminta mereka pergi. Namun, tiba-tiba para jurnalis itu meraih lengan Marquez, mengguncang tubuhnya, dan mencengkeram leher Marquez hingga tergores.

Peristiwa ini adalah imbas insiden panas antara Marquez versus Valentino Rossi di MotoGP Malaysia, pekan lalu. Rossi mendapat hukuman tiga poin penalti karena dianggap melakukan manuver berbahaya yang menyebabkan Marquez terjatuh. Insiden ini akhirnya bergulir bak bola liar. Perang komentar pun terjadi di media, melibatkan kalangan olahragawan hingga politikus. (blc)

 

.