Toloooong, Puluhan Rumah di Caringin Terancam Longsor

©net
Ilustrasi

Transbogor.co - Hujan deras disertai angin kencang yang beberapa hari terakhir mengguyur kawasan Bogor menyisakan kekhawatiran bagi warga disejumlah wilayah.

Seperti dirasakan sejumlah warga di Kampung RT 03 dan 04/02 Kampung Nyenang, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang mengaku dihantui ketakutan saat hujan deras mengguyur wilayah mereka.

Pasalnya, puluhan rumah warga di kampung tersebut berada ditepian tebing rawan longsor, dan sebagian lainnya bermukim di bawah tebingan yang berdekatan dengan aliran sungai.

Wahyudin Sugandi, Sekretaris Desa (Sekdes) Muarajaya mengatakan, ada sekitar 80 rumah warga yang bermukim di kawasan rawan longsor.

”Kami hanya bisa mengingatkan, agar warga selalu waspada, terlebih saat musim hujan tiba. Apalagi di wilayah itu, kontur tanahnya labil," ujarnya, Senin (1/11/2015).

Menurutnya, kekhawatiran warga cukup mendasar.  Karena pada tahun 2009 lalu, sedikitnya 6 rumah warga di kampung Nyenang dan Lebak Pari hancur tergerus longsor. "Ya meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian itu jelas menyisakan trauma bagi warga," tambahnya.

Dikatakannya, di Desa Muarajaya, ada sekitar 4 titik daerah rawan longsor yang terdapat disejumlah kampung yakni Kampung Nyenang, Lebak Pari serta Kampung Sukamaju.

Meski demikian, Pemerintah Desa (Pemdes) mengaku tak bisa berbuat banyak. Karena warga beralasan tak memiliki lahan lagi untuk mendirikan rumah mereka. (Ar/er)

 

.