Tak Bisa Renang, Dua Remaja Tenggelam di Danau Citeureup

©net
ilustrasi

Transbogor.co- Niat ingin menolong rekannya Ani (23) yang tak bisa berenang di danau bekas tambang semen di Desa Tajur, Citeureup, Kabupaten Bogor, Siti Fatimah (17) malah ikut tenggelam. Dua jam kemudian setelah dilakukan pencarian tim SAR gabungan, keduanya diketahui sudah tidak lagi bernyawa.    

Keterangan Uni (17) rekan korban, semula dia mengantar Siti Fatimah (17) untuk mencuci pada pukul 15.30  WIB, Minggu (1/11/2015) lalu.  

"Tadinya cuma mengantar Siti mencuci pakaian. Seterusnya, Ani (23) mengajak kita berenang dengan cara lompat dari atas batu besar pinggir danau," tukasnya kepada Transbogor.  

Tapi, saat Ani terjun ke danau, langsung tenggelam. Cemas lantaran Ani tak juga naik ke permukaan, Siti berupaya memberi pertolongan.   

"Saat itu juga Siti yang berusaha menolongnya, malah ikut tenggelam. Karena saya merasa tak bisa berenang saya memilih pergi mencari pertolongan warga," kata buruh pabrik yang masih shock atas peristiwa tersebut.

Terpisah, Kapolsek Citeureup Kompol Muhammad Chaniago menduga kedua korban tewas karena tidak bisa berenang.   

"Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (01/11/2015). Saat ini, keduanya sudah makamkan oleh pihak keluarga masing-masing. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi peristiwa itu murni kecelakaan karena keduanya diduga tak bisa berenang saat hendak menikmati jernihnya air danau," ungkapnya. (sin/ek) 

.