Walaah,Sebulan Penuh Pol PP Cuma Berangus PKL di Tegar Beriman

©transbogor.co/Dimas

Transbogor.co - Maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor membuat gerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor.

Sejak 1 November lalu, Satpol PP melakukan penertiban PKL. Menurut Kabid Dalops, Asnan operasi tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Bogor, Nurhayanti dengan tujuan Jalan Tegar Beriman sebagai jalan protocol bebas dari PKL.

"Penertiban PKL atas instruksi langsung Bupati Bogor. Penertiban akan berlangsung 30 hari ke depan. Sebagai  jalan protokol, kami ingin Jalan Tegar Beriman steril dari para pedagang," ujar Kepala Bidang Asnan kepada transbogor.co di kantornya, Senin (2/11/2015).

Untuk penertiban tersebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke para pedagang. Sosialisasi telah dilakukan dua minggu lalu. Dalam penertiban kali ini, Satpol PP masih memberikan toleransi kepada para pedagang.

"Saat ini, kita lasih toleransi. Baramg dagangan yang disita, bisa diambil kembali dengan membuat surat pernyataan untuk tidak berjualan," ujarnya.

Namun nantinya, jika teguran tidak digubris, pihaknya akan bertindak keras sesuai aturan perda yang berlaku.
"Sanksi 3 bulan penjara dan denda 50 juta, Kami akan lakukan tipiringnya,"tegasnya.

Untuk.memdukung penertiban tersebut, lanjutnya, pihaknya akan membuat lima buah pos yang membentang dari Daralon hingga Bambu Kuning.

Pos penjagaan tersebut berada di  Bojong Gede,  Bambu Kuning, CCM, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda),  dan di  PDAM Tirta Kahuripan. "Setiap pos akan diisi oleh petugas Satpol PP, Polres. Kodim, Sub Denpom, unsur Kecamatan dan DLLAJ.

" Dengan dilakukan penertiban, pastinya ada yang terusik. Kehadiran mereka untuk saling memback up. Bukan kami ingin menakuti nakuti," pungkasnya. (ferry/er)

 

.