Udah Mulai Musim Hujan, Ganti Ban Motor Yuk, Niih Tipsnya...

©net
Ilustrasi

Transbogor.co – Memasuki penghujung musim kemarau, akhir hujan akhirnya turun di beberapa daerah di Jakarta, Bogor dan sekitarnya. Bagi para pengguna sepeda motor, musim hujan harus diantisipasi, salah satunya dengan cara mengganti ban. Jika selama ini ban yang digunakan adalah untuk trek kering, maka wajib hukumnya untuk mengganti dengan ban khusus trek basah. Hal ini diperlukan untuk mengurangi daya aus ban dan tingkat keselamatan dijalanan.

Dirilis di liputan6.com ini tips ban yang cocok untuk di trek basah. Aiiih seperti pebalap MotoGP saja bahasanya yaa. Hehe

Pertama, ban yang baik untuk musim hujan adalah ban dengan motif kembangan bergaris dengan jarak optimal, tidak terlalu rapat atau jarang, bukan ban dengan motif kembangan yang rumit. Ban dengan pola kembangan bergaris memiliki daya cengkerem optimal, dan lebih maksimal dalam memecah air.

Selain bermotif rumit, jangan pula gunakan ban slick. Meskipun jenis ban ini dapat mencengkeram aspal dengan maksimal, tetapi saat musim hujan fungsinya tidak berlaku. Selain itu, jangan pula gunakan ban yang benar-benar baru saat musim hujan karena biasanya masih dilapisi silikon licin.

Terakhir, perhatikan pula tipe alur pada ban. Ban memiliki dua tipe alur, yaitu bidirectional dan undirectional. Alur bidirectional lebih cocok untuk musim kering, sementara undirectional untuk musim hujan.

Ciri ban undirectional adalah memiliki telapak berbentuk V atau anak panah. Ban ini hanya bekerja optimal jika diluncurkan searah dengan yang direkomendasikan pabrikannya. Jenis ban ini lebih efektif dalam memecah air. (lip6/er)

.