Tak Terima Mobilnya Disenggol, Oknum TNI Doorrr Pengendara motor

©net
ilustrasi

Transbogor.co-  Pelaku Penembakan  terhadap seorang pengendara motor, dijalan raya Mayor Oking, Kabupaten Bogor, Selasa (02/11/2015) berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Citereup. Setelah berusaha kabur kearah Citereup Usai menembak mati pengendara motor.

“Iya, pelaku sudah diamankan, pelaku sudah diserahkan ke Denpom untuk ditindak lanjuti,” Kata Kapolsek Citereup, Kompol Muhammad Chaniago saat dikonfirmasi oleh Transbogor.co.

Seperti diketahui sebelumnya seorang pengendara motor ditembak dan tewas didepan SPBU Ciriung, Jalan Raya Mayor Oking, Kecamatan Cibinong, tepat Pukul 16.30 WIB,diduga dilakukan oleh Oknum anggota TNI. Saat itu Pelaku berinisial YH yang diketahui anggota Yon Intel Taipur Kostrad Cilodong sedang mengendarai mobilnya Honda CRV warna silver bernopol F 1239 DZ melintasi jalan raya Mayor Oking, arah Citereup, Namun dijalan itu mobil pelaku tak sengaja disenggol pengendara motor supra x bernopol B 6108 PGX yang dikendarai oleh Jafra (44), setelah menyenggol mobil pelaku, korbanpun berniat melarikan diri.

Aksi kejar-kejaranpun terjadi hingga depan SPBU Ciriung, Kecamatan Cibinong, kabupaten Bogor, Diduga kesal, Pelakupun langsung mengeluarkan senjata api (Senpi)  dan menembakan kepada korban tepat dibagian kepala hingga mengakibatkan korban meninggal ditempat. Saat pelaku hendak melarikan diri kearah Citereup, anggota Polsek Citereup yang tengah berjaga dekat TKP pun langsung mengejar pelaku, hingga Pelaku berhasil diamankan oleh Polisi didepan pos 9B Jagorawi.

Sementara itu, Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena Mengatakan, aksi penembakan yang dilakukan oknum TNI ini Kepolisian Polres Bogorpun langsung menyerahkan kasus ini ke Sub Den Pom Bogor untuk ditindak lanjuti. “Karena pelakunya anggota TNI ada ranahnya, kita serahkan ke Sub Den Pom Bogor, Namun untuk korban langsung dibawa ke RS Sukamto Kramat Jati,” Terang Humas.

Dirinyapun tidak bisa menjelaskan lebih rinci terkait aksi penembakan tersebut, dia mengaku masih dalam penyidikan. “Nanti saja, masih proses penyidikan, keluarga korban juga sudah kami hubungin,” pungkas dia. (Dim/Rief)

.