Perda RTRW, Jaminan Keberlangsungan Hidup Warga Kabupaten Bogor?

©net
Ilustrasi

Transbogor.co - Tak lama lagi, regulasi soal Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Bogor akan segera muncul kepermukaan. Aturan soal ini konon, kini sudah ada ditangan Pemprov Jabar untuk dikaji terlebih dahulu sebelum disahkan DPRD Kabupaten Bogor menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal ini ditegaskan Anggota Pansus RTRW DPRD Kabupaten Bogor, Adi Swardi kepada Transbogor.co, Jumat, (6/11/2015).


Menurutnya, regulasi RTRW ini nantinya diharapkan bisa menjadi jaminan penyeimbang pembangunan yang nyaman dan representatif bagi warga Kabupaten Bogor. "Karena dalam regulasi ini, selain mengatur zonasi pembangunan sebuah kawasan, juga menjadi pedoman dalam pembenahan tata ruang kedepannya," paparnya.


Adi juga mengatakan, regulasi RTRW ini juga diharapkan mampu memberikan keseimbangan pembangunan yang saat ini terus berkembang pesat, terutama di wilayah-wilayah besar, seperti Cibinong Raya.

"Kita tidak bisa mengelak dari perkembangan zaman, karena itu kita coba atur melalui RTRW ini agar tidak lagi terjadi ketimpangan dalam eksisting pembangunan di wilayah," sebutnya.


Politisi dari Partai Gerindra ini juga mengakui, saat ini banyak alih fungsi lahan di beberapa wilayah dan sudah tak sesuai dengan kondisi perkembangan. Ia pun kembali memberi contoh kawasan Cibinong Raya yang masih terdapat beberapa industri besar.

"Namun, kendati begitu bukan berarti pabrik-pabrik itu harus angkat kaki dengan disahkannya aturan ini. Tidak sedrastis itu, tapi perlahan. Yang pasti, dengan aturan ini, pemerintah harus menyiapkan konsep dan lahan-lahan, mana yang untuk industri dan mana yang untuk pemukiman penduduk serta pertanian," paparnya.


Adi juga menjabarkan dengan Perda RTRW ini, pembenahan kawasan pembangunan sesuai dengan arah pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik. "Intinya, bukan hanya pembenahan, Perda RTRW ini juga diharapkan bisa menjadi jaminan investasi bagi siapapun yang akan menanamkan modalnya di Bumu Tegar Berimab," pungkasnya. (Rifan/er)

.