Kisah Sudiro, Veteran Berpangkat Kapten Jadi Tukang Bubur

  ©transbogor.co
Sudiro (83) tahun, seorang mantan veteran berpangkat Kapten di Cakra Birawa

Transbogor.co- Sudiro (83) tahun, seorang mantan veteran berpangkat Kapten di Cakra Birawa yang dulunya bertugas di Istana Negara sekitar tahun 1958 bersama Presiden Soekarno, namun kini hidup dalam kekurangan.

Sudiro warga Kampung kemang sekolahan RT 03/ R06 Desa kemang,Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor.sebagai mantan veteran yang bertugas di istana negara pada era tahun 1958 itu, kini mereka tinggal di gubuk berukuran 5X 6 meter persegi.

Sungguh miris memang, disaat dirinya masih bertugas menjaga istana negara pada saat itu,segala kebutuhannya sangat dicukupi, namun berbanding terbalik saat ini, dirinya harus susah payah untuk mencari sesuap nasi dengan cara menjual bubur sum-sum bersama istrinya.

Saat ditanyakan peringatan hari pahlawan saat ini, dirinyapun menjelaskan pahlawan hanya dikenang dalam jangka satu hari, namun setelah itu kembali ditinggalkan. “Ketika veteran masih menanti dengan penuh harapan hidup yang layak, namun saat dihari pahlawan ini banyak tabur janji-janji untuk mensejahterakan Pahlawan, tapi nyatanya mana,”keluh dia kepada transbogor.co selasa (10/10/2015)

Dirinyapun mengutarakan kekecewasnnya kepada generasi pemimpin saat ini, pasalnya sebagaian veteran yang masih hidup , penuh dengan kesengsaraan. “Seangkatan saya, masih banyak yang mengadu nasib dengan susah payah, ada yang menjadi tukang sapu, penjual es keliling demi memenuhi kebutuhan hidupnya,”Terang dia sambil meneteskan air matanya.

Sudah selama bertahun-tahun mengabdi pada negara,namun dirinya mengaku selama ini dirinya belum pernah mendapatkan tunjangan pensiunan dari pemerintah. ." Saya berharap kepada pemerintah aga bisa memperhatikan nasib para mantan veteran ini," pintanya. ( Nda/Rief)

.