Terapkan Sistem Online, Pengusaha Jasa Kontruksi Ikuti Bimtek

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Para pengusaha jasa kontruksi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di setiap SKPD dan kelompok kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor, mengikuti bimbingan teknis Undang-undang (UU) Barang dan Jasa yang digelar pihak Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ), kegiatan yang dilaksanakan selama 4 hari itu, dihelat di salah sebuah hotel mewah di kawasan Puncak, Cisarua.

Bimbingan tersebut membahas tentang mekanisme lelang dengan mengadopsi sistem elektronik,  serta menuntut penyedia jasa agar melek informasi dan teknologi.

"Biar para peserta paham mekanisme lelang, jadi jangan asal dengan mengadopsi sistem lelang online. Biar ngga gaptek," kata Adriawan,  Kasubag Tata Usaha KLPB Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut Adriawan mengatakan, perusahaan penyedia jasa juga, harus menyediakan tenaga ahli IT, berikut fasilitas dan perangkat penunjang lainnya dalam proses lelang. Dengan kata lain, tidak hanya sekedar memiliki perusahaan saja.

"Perusahaan penyedia jasa juga harus punya tenaga ahli IT dengan fasilitas penunjangnya," paparnya.

Namun, persoalan yang lebih krusial dengan mekanisme lelang sekarang ini, bukan terletak dalam tersebut. Akan tetapi lebih kepada persaingan diantara pera penyedia jasa itu sendiri.

Di lain pihak,  pengusaha jasa kontruksi Kabupaten Bogor, Jatnika mengaku tidak mempermasalahkan mekanisme lelang sekarang. Alasannya, karena tidak berpengaruh terhadap pengusaha penyedia jasa kontruksi lokal.

"Sistemnya online rekanan tetap ikuti prosedur. Karena tidak ada pengaruhnya buat kontruksi lokal,” singkat Jatnika.  (ar/er)

 

.