Firmino dan Coutinho Kombinasi Maut Gemparkan Daratan Inggris

©net

Transbogor.co  - Akhir pekan lalu menjadi akhir pekan yang menyenangkan bagi para pecinta sepakbola di seluruh dunia. Berbagai pertandingan panas disajikan pada akhir pekan lalu, mulai laga panas El Clasico di Spanyol, Grande Partita di Italia, dan banyak pertandingan seru lainnya tersaji pada akhir pekan lalu.

Meski tidak setenar El Clasico maupun Grande Partita, laga antara Manchester City kontra Liverpool kemarin memiliki daya tarik tersendiri khususnya bagi pecinta sepakbola Inggris. Pertandingan yang mempertemukan dua tim beda kasta ini berakhir mengejutkan ketika Liverpool menghajar sang pemuncak klasemen (pada saat itu) dengan skor telak 4-1.

Memang ada banyak faktor yang menyebabkan Liverpool sukses menggelar pesta gol di Etihad Stadium, namun dari beberapa faktor tersebut salah satu yang paling menonjol perhatian adalah duet Philippe Coutinho dan Roberto Firmino yang sukses membuat pertahanan Manchester City kocar-kacir.

Kombinasi duo Brazil tersebut sukses menghasilkan tiga gol pada laga Minggu dini hari tersebut, di mana masing-masing menyumbangkan satu gol dan mereka sukses membuat Eliaquim Mangala membuat kesalahan yang berujung pada gol bunuh diri.

Dalam catatan statistik yang dilansir Squawka, Duo Brazil ini memang berperan penting dalam lini serang Liverpool pada pertandingan kemarin. Liverpool tercatat melepaskan 14 tembakan ke gawang Joe Hart, delapan diantaranya ternyata merupakan sumbangsih dari duo maut tersebut.

Keduanya tercatat menciptakan lima peluang berbahaya pada laga tersebut, di mana dua peluang diantaranya merupakan assist yang dikonversi menjadi gol. Selain itu keduanya juga memiliki pergerakan yang berbahaya di dekat kotak penalti, tercatat mereka total melakukan lima percobaan dribble di mana empat percobaan diantaranya sukses melewati pemain Manchester City.

Melihat kombinasi maut ini sedikit banyak kita akan diingatkan kepada kombinasi maut yang pernah dimiliki Liverpool beberapa tahun yang lalu, yaitu kombinasi yang dikenal dengan singkatan SAS.

Kombinasi dua Striker tajam Liverpool (pada saat itu) yaitu Luis Suarez dan Daniel Sturridge nyaris membawa Liverpool mengakhiri puasa panjang gelar juara Premiere League pada musim 2013/2014 silam. Namun sayang masa keemasan duo SAS hanya bertahan satu musim karena Suarez memutuskan pindah ke Barcelona musim depannya.

Meski tidak mirip dengan kombinasi SAS, namun kombinasi Coutinho dan Firmino ini sedikit banyak membawa gairah baru kepada lini serang Liverpool. Perpaduan kedua pemain berdarah Brazil tersebut sukses membuat lini serang Liverpool semakin menggila.

Kemungkinan besar kombinasi ini bisa semakin mematikan apabila Daniel Sturridge bisa mengatasi cederanya dan bergabung bersama mereka. Bukan tidak mungkin nantinya kombinasi Coutinho, Firmino dan Sturridge bisa menjadi kombinasi maut baru menyaingi Trio MSN Barcelona atau Trio BBC Real Madrid.

Memang masih terlalu dini untuk menilai bahwa kombinasi Coutinho dan Firmino bisa menjadi kombinasi SAS yang baru mengingat mereka baru menampilkan performa gemilang pada satu pertandingan saja. Namun jika dilihat dari pertandingan kontra Manchester City tersebut, duo ini berpeluang menjadi duo mematikan terbaru di Premier League. (bln)

.