Busyeet! Jalan Raya Parung-Bogor Sering Banjir, PSDA Cuek

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Setiap musim penghujan kawasan Jalan Raya Parung -Bogor, tepatnya di depan salah satu minimarket Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung serta di depan SPBU Bilabong Desa Kemang, Kecamatan Kemang kini sudah menjadi bulan-bulanan air kala hujan deras mengguyur.  

"Karena saluran irigasi sepanjang Raya Parung-Bogor mengalami pedangkalan, akibatnya air meluap ke badan jalan dengan ketinggian air bisa mencapai 30 hingga 60 senti meter," cetus Ahmad ( 56) warg, kepada Transbogor.co, Kamis (26/11/2015).

“Kita sudah melaporkan berulang kali ke dinas terkait meminta agar saluran irigasi yang mengalami pendangkalan itu diperbaiki,” kata Ahmad, lagi.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pengairan Wilayah III Kecamatan Parung, Undang Suntana mengatakan, saluran irigasi di sepanjang Jalan Raya Parung-Bogor bukan kewenangan pihaknya, akan tetapi tanggung jawab PSDA Provinsi Jawa Barat.

“Itu bukan wewenang kita, itu tanggung jawab PSDA jabar,” kata dia.

"Kita juga sudah melayangkan surat ke PSDA  Provinsi Jawa Barat, terkait saluran irigasi yang mengalami pendangkalan sering banjir banyak dikeluhkan warga, namun hingga sekarang ini belum ada tanggapan," tutupnya (nda/er)

 

.