Nah Loh! Pihak Kecamatan Caringin Geram, Namanya Dicatut Perusahaan Bodong

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Terkait PT GSM yang diduga kuat belum menyelesaikan bahkan mengurus berbagai prosedur perusahaan, Kasi Pembangunan Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Udung Saidun menjelaskan, selain akan mengecek berbagai perizinan, pihak kecamatan juga akan mencari tahu siapa yang disebut sering bertemu dengan pihak PT GSM.

"Sepengetahuan saya tidak ada pertemuan dengan pihak PT GSM, apalagi sering. Itu kan pencatutan nama," lanjut Udung, dengan nada agak kesal.

Lanjut Udung mengatakan, sejauh ini pihaknya belum pernah menerima kabar ataupun sekedar kerjasama untuk mengurus perizinan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) milik PT GSM itu.

"Kita malah ngga tahu ada pabrik air baru disana, dulunya itu pabrik aquasiarindo," akunya.

"IMB-nya harus diganti karena ganti pemilik dan beda perusahaan. Izin-izin yang lain juga harus menyesuaikan, beda merk dagang dan beda perusahaan," tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, transbogor.co merilis, Marketing PT GSM, Thomas yang ditemui sejumlah wartawan di tempat kerjanya, menjelaskan bahwa semua perizinan masih mengacu ke PT Aquasiarindo (AQSI).

"Kalau IMB saya tidak tahu sudah ada atau tidak. Saya juga akui belum berkoordinasi dengan pihak desa. Kalau dengan camat dan pihak kecamatan sering ketemu," katanya. (Ar/er)

.