Angin Kencang, Robohkan Delapan Rumah di Bogor

©transbogor.co i
ilustrasi

Transbogor.co - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Wilayah Selatan Kabupaten Bogor sejak Kamis (26/11/2015) petang mengakibatkan delapan rumah di dua kampung yakni Citamiang dan Paseban, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, luluh lantak, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Salah satunya rumah milik Santibi (35) bangunannya tetap berdiri kokoh, namun akibat terjangan angin yang kencang atap rumahnya disapu saat hujan deras mengguyur. “Pas hujan gede sama angin saya didalam, taunya tambah besar anginnya, saya dan istri sama anak langsung keluar. Alhamdulillah ga ada korban, hanya atap saja kebawa angin,” jelasnya saat ditemui transbogor.co , Jum’at (27/11/2015).

Sementara Kades Megamendung, Badrudin mengatakan pihaknya telah menerima bantuan yang bersifat sementara berupa sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor. “Kita semalam dengan unsur muspika langsung ke lokasi. Tadi pagi kita sudah terima bantuan dari bpbd berupa pangan dan sejumlah pakaian,” jelas dia.

Badrudin mengatakan juga, di Desa Megamendung ini memang berada di dataran tinggi jadi angin kencang dan bencana longsor bisa mengancam kapan saja. Untuk itu ia menghimbau bagi warganya yang berada di dalam rumah saat hujan mengguyur untuk tetap siaga dan waspada.

“Tetap siaga di kita kan ada di dataran tinggi udara dingin angin kencang dan longsor memang menghantui kita. Ia berharap agar peristiwa bencana tak terjadi lagi di wilayahnya,” jelasnya. (ar/er)

.