Banjir Rendam 18.000 Rumah di Kabupaten Bandung

  Petugas penyelamat gabungan menyisir perumahan Mutiara Pluit yang terendam banjir, Periuk, Tangerang, Banten, Selasa (25/2/2014) lalu. Sebanyak 1200 Kepala keluarga di perumahan tersebut terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian antara 2-3 meter. foto: antara

Bandung, Trans Bogor  - Sekitar 18 ribu rumah di Kecamatan Bojongsoang, Baleendah dan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar, Senin (3/3), terendam banjir akibat luapan Sungai Citarum.

"Laporan terakhir anggota kami, air mulai masuk ke pemukiman warga di tiga kecamatan tersebut sejak pukul 02.00 dini hari," kata Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung Dadang Wahidin, ketika dihubungi melalui telepon.

Ia menuturkan saat ini warga di tiga kecamatan tersebut sudah mengungsi ke tempat yang aman seperti Rusunawa Baleendah dan kantor kecamatan setempat.

"Warga sekarang sudah mengungsi ke tempat aman, seperti kantor kecamatan dan rusunawa," katanya.
Ketinggian air di tiga kecamatan itu, kata Dadang, bervariasi seperti di Kecamatan Baleendah ketinggian air mencapai 2,8 meter.

"Lalu Kecamatan Dayeuhkolot sekitar 3 meter dan Kecamatan Bojongsoang sekitar 2,2 meter," ujar Dadang.
Menurut dia, hujan deras yang melanda wilayah Bandung sejak malam hari tadi mengakibatkan banjir di tiga kecamatan tersebut.

"Memang sejak malam hingga dini hari tadi hujan melanda Kota Bandung. Dan tiga kecamatan yang terendam banjir sekarang ialah lokasi pertemuan empat anak sungai yakni Cikampundung, Citepus, Cisangkuy dan Sungai Citarum," katanya.

(adh/ant)

 

.