DPRD Kabupaten Bogor Beli Mobil Toyota Rush

©
Toyota New Rush

Transbogor.co - Rencana pembelian 11 mobil oleh DPRD Kabupaten Bogor,Jawa Barat dikecam sejumlah pihak. Selain dianggap melanggar aturan, rencana yang konon sudah tertuang dalam R-APBD 2016 ini juga dianggap mubazir dan menjadi bukti ketidak berpihakan Pemerintah terhadap masyarakat.

Ironisnya, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor enggan memberikan keterangan soal ini informasi yang diperoleh Transbogor.

DPRD Kabupaten Bogor mengusulkan 11 pembelian mobil baru, satu Innova bagi Setwan dan sepuluh toyota Rush bagi jajaran Alat Kelengkapan Dewan (AKD), mulai dari ketua komisi, fraksi dan banmus.Rencana ini dimasukan dalam Perubahan APBD 2016.

Direktur CBA, Uchok Sky Khaddafi menilai, penganggaran anggaran ini sudah melenceng dari Permen Nomor 11 tahun 2007 tentang sarana dan prasarana kelengkapan DPRD, dimana pembelian mobil dinas hanya diperuntukan bagi pimpinan dewan. 

"Kalau keukeuh siap-siap aja mereka dipanggil kejaksanaan. Mereka harus pakai otak. Wacana ini harus dibatalkan,"katanya.

Sedangkan, Ketua FMB, Rahmatullah menilai belanja mobil itu pakai uang rakyat sehingga tak boleh asal menggunakannya. Ia juga mengatakan, keinginan para DPRD ini juga tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang tengah merosot.

Dikonfirmasi soal ini, Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor, Nuradi mengatakan pengadaan sepuluh mobil Toyota Rush tersebut sudah dikonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri.

“Itu dibeli untuk full di Sekwan, memang nantinya akan dipinjamkan kepada pimpinan AKD,” ujarnya. 

Menurut Nuradi, hasil konsultasi dengan Kemendagri, pengadaan kendaraan operasional tersebut diperbolehkan merujuk Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD.

Serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2007 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Daerah. (Ahm/Rifan).

.