Tolong! Warga Bojonggede Takut Banjir Lagi

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Hujan yang melanda wilayah Bogor sejak dini hari kemarin, membuat warga Desa Bojonggede dan Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede dihantui rasa ketakutan akan terjadinya banjir susulan.


Sebelumnya, dua wilayah yang berdekatan ini pernah direndam banjir akibat meluapnya Kali Gede yang melintasi pemukiman warga. Akibatnya, beberapa rumah dan sekolah di Kampung Bambu Kuning RW 06, terendam. Ironisnya, banjir di kampung tersebut akibat posisi kampung berada di bawah Kali Baru. Ketika hujan turun secara terus-menerus, kali tersebut meluap dan akhirnya membanjiri jalan bahkan rumah.


Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina mengatakan, meluapnya aliran Kali Gede yang merupakan anak Sungai Ciliwung ini bukan semata-mata lantaran hujan deras. “Sampah yang terbawa air membuat air kali enggak lancar, akhirnya meluap ke permukiman dan jalan
raya,” ujarnya kepada Transbogor.co.


Dia menambahkan, dampak luapan kali ini membuat tiga RW terendam banjir, yakni di RW 06, 07, dan 21. ”Selain itu Jalan Raya Citayam-Bojong Gede lumpuh tak bisa dilalui kendaraan,” tambahnya.


Sementara itu,  Ketua RW setempat, Sutisna mengatakan, akibat banjir dengan ketinggian sekitar 20 sampai 50 cm yang terjadi pada pertengahan November lalu benar-benar membuat warga dihantui ketakutan.


Dia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan BKSDA Provinsi Jawa Barat agar mengeruk sampah, menormalisasi Kali Baru, serta membongkar bangunan ilegal yang berdiri di sepanjang Kali Baru.


"Kondisi di Kali Baru itu kedalamannya sudah dangkal. Jadi kalau hujan langsung meluap. Kemudian marak bangunan liar di bantaran sungainya jadi semrawut," papar dia. (Rifan/er)

.