Dewan 'Berkomplot' Isi Kursi Wabup Bogor

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Tak jadi sasaran amarah warga soal ketidakpastian wakil bupati, sejumlah ketua Fraksi di jajaran DPRD Kabupaten Bogor, berkongsi mendesak percepatan pendamping Nurhayanti yang didapuk menggantikan Rachmat Yasin, setahun silam. Para 'dedengkot' ini melakukan pertemuan di Hotel Pangrango 2, Kota Bogor, Kamis (10/12/2015) malam lalu.


Ketua Fraksi Demokrat, Mochammad Hanafi membenarkan pertemuan tersebut. Menurutnya, dari hasil pertemuan itu disepakati tiga poin, diantaranya Pimpinan DPRD agar SEGERA membuat agenda kegiatan terkait proses mekanisme pengisian kekosongan wakil Bupati Bogor.


"Poin selanjutnya, posisi Wakil Bupati Bogor HARUS SEGERA dan SECEPATNYA diproses pengisiannya dalam rangka membantu tugas-tugas Bupati Bogor. Terakhir, semua pihak dan semua stakeholder di kabupaten Bogor ( khususnya Pimpinan DPRD, Partai politik, Fraksi, dan eksekutif ) diminta untuk mengutamakan kepentingan masyarakat kab. Bogor dari pada kepentingan golongan terlebih pribadi," bebernya dengan nada menekan, kepada Transbogor.co.


Dikatakan Hanafi, desakan ini berdasarkan pada surat dari Kementerian Dalam Negeri yg ditujukan kepada Gubernur Jawabarat tertanggal 30 april 2015, dengan Nomor : 132.32/1247/OTDA, Sifat : segera, dengan Perihal : PENGISIAN WAKIL BUPATI BOGOR. Hal mana dalam surat tersebut memuat jawaban mendagri thd surat Bupati nomor : 132/399-Adpem, tertanggal 20 maret 2015, perihal permohonan penjelasan Pengisian Wakil Bupati Bogor.


"Dalam surat itu, khususnya poin empat menyatakan bahwa Sdr. Gubernur sbg wakil Pemerintah pusat untuk memfasilitasi proses pengisian wakil bupati bogor sisa masa jabatan Tahun 2013-2018," ungkapnya.


Gayung bersambut dari surat mendagri tersebut, Gubernur Jawabarat Ahmad Heryawan mengeluarkan surat tertanggal 8 Mei 2015 kepada Bupati dan ketua DPRD kab. Bogor dengan nomor : 132/2173/Pem.Um, sifat : segera, perihal : pengisian Wakil Bupati Bogor. Substansi dari surat Gubernur ini adalah bahwa Bupati dan ketua DPRD kab. Bogor untuk segera memproses pengisian Wakil Bupati Bogor.


"Merujuk pula kepada resume Rapat pimpinan DPRD kab. Bogor yg dilaksanakan pada 22 Mei 2015, yang dihadiri oleh seluruh pimpinan DPRD, para ketua fraksi dan para ketua komisi, telah menyepakati beberapa hal, diantaranya bahwa semua fraksi menyambut baik surat mendagri perihal pengisian wakil Bupati, dan pandangan fraksi mayoritas sma bahwa DPRD harus segera mengambil langkah-langkah untuk menentukan jadwal Bamus, membentuk pansus dan membentuk panitia seleksi. Selain itu, pimpinan DPRD akan mengundang seluruh ketua-ketua partai untuk dimintai masukan dalam proses pemilihan Calon wakil Bupati Bogor," sebutnya.


Tetapi fakta menyatakan lain, bahwa runtutan kronologis diatas tidak di sertai dengan good Will dilapangan. Faktanya, hingga saat ini pengisian Wakil Bupati Bogor masih 'Jauh Panggang dari Api'.
"Karena itu, kita mendesak agar wakil.bupati di percepat," tandasnya. (Rifan/er)

.