Jika Positif Narkoba, Luthfie Tegas Pecat Anggotanya

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Tb Luthfie Syam mengaku tak sungkan memecat anggotanya jika terbukti positif menggunakan narkoba. Hal itu ditegaskannya sebagai bukti tindak tegas otoritas yang dipimpinnya sebagai Penegak Perda.

"Jika memang terbukti, tentunya kita akan ikut aturan yang berlaku. Sanksi tegas pasti akan kita kenakan bagi mereka yang positif narkoba. Tak hanya sanksi kepegawaian, tapi juga hukum sesuai Undang-undang (UU) yang berlaku," kata Luthfie kepada Transbogor.co.


Lebih lanjut, Luthfie juga menuturkan, hingga saat ini sudah 800 personil Satpol PP Kabupaten Bogor menjalani tes urine yang dilakukan atas kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor.


"Tes itu sengaja kita gelar, selain sebagai upaya menekan peredaran narkoba, langkah ini juga sebagai bukti peran nyata kami menjadi pioner menjadi SKPD di Kabupaten Bogor yang bersih dari narkoba," paparnya.


Dari data yang diperoleh Transbogor sendiri, setidaknya ada sejumlah anggota Satpol PP yang sudah menjalani hukuman penjara karena terkait narkoba. Mereka diantaranya petugas Pol PP Megamendung pada medio 2012 silam dan yang terakhir anggota Pol.PP Sukaraja di tahun 2014. (Rifan/er)

.