Petani Minta Bupati Bogor Perhatikan Lahan Pertanian

©

Transbogor.co - Komite Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyampaikan permasalahan yang menjadi polemik pertanian kepada Bupati Bogor.

Ketua KTNA kabupaten Bogor,Tata Sukarta menyampaikan permasalahan yang menjadi polemik pertanian kepada Bupati Bogor ada beberapa poin yang disampaikan kemarin.

"Kami ingin curhat bahwa para petani membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor seperti petani membutuhkan air karena bila air tidak ada pertanian akan mati, benih yang unggul,pupuk bersubsidi dan juga permodalan," katanya.

Menanggapi permasalahan tersebut Bupati Bogor, Nurhayanti sangat menyambut kegiatan mimbar sarasehan tersebut karena sinegritas yang kuat antara para petani dan Pemerintah Daerah untuk membangun pertanian di Kabupaten Bogor.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam RPJMD sampai tahun 2018,memasukan dua indicator pada bidang pertanian dalam 25 penciri termaju yaitu produksi benih bersertifikat di hasilkan di Kabupaten Bogor. Serta hasil produksi ikan konsumsi dan non konsumsi tertinggi di Indonesia.

"inilah Bukti Pemerintah sangat memperhatikan sektor pertanian," katanya.

Menjawab permasalahan air, Bupati menjanjikan segera berkoordinasi dengan Kemen-PU untuk membangun waduk cijurai di wilayah cariu karena pertanian di wilayah timur merupakan tadah hujan hanya satu kali panen. Sehingga perlu ada peningkatan panen bila ada waduk selanjut Pemerintah juga akan memperbaiki saluran irigasi dan juga normalisasi setu.

"Pemasalahan air segera kita atas secara bertahap dan juga berkesinambungan dengan membuat waduk,perbaikkan irigasi dan normalisasi setu,"katanya.

Terkait dengan permasalahan Benih, Bupati berharap benih pertanian di Kabupaten Bogor bersertifikat jadi jangan mengambil benih dari luar sehingga para petani mendapatkan harga yang murah untuk benih dan pupuk,maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan serius melakukan pembinaan proses pertanian hingga pembinihan dengan secara optimal dari hulu ke hilir.

"Pemkab Bogor akan terus bersinergi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) agar apa yang di harapkan bisa tercapai,"Tegasnya.

Pada bidang permodalan Nurhayanti mengatakan akan menggaet pihak swasta terutama bank untuk meningkatkan keberpihakannya kepada usaha sektor pertanian dalam menyediakan permodalan. Sehingga para petani dan pelaku usaha tani memperoleh kesempatan lebih terbuka untuk meningkatkan usahanya. (Ahm)

.