Kantor Polisi Diteror Bom

©

Tansbogor.co - warga Kecamatan Wilangan, Nganjuk pada Kamis (10/12) malam itu berbunyi 'jam 09:00 WIB bom akan meledak di Polres Nganjuk'. Seketika, Edy pun melaporkan hal tersebut ke lembaga tempatnya bertugas.

Melalui bantuan dari Unit Cyber Crime Polda Jatim yang berhasil melacak keberadaan pelaku teror. Agus Supriyan pun diringkus pada Jum'at (11/12) pagi.

Sementara itu, menurut Dirkrimsus Polda Jatim Kombespol Nurohman, pelaku bukanlah bagian dari anggota jaringan teroris Islamic State Iran and Syiria (ISIS). Teror dilakukan lantaran pelaku memiliki dendam pribadi dengan Edy.

Tiga buah telepon genggam pun disita unit cyber crime Polda Jatim. Atas tindakannya Agus diancam pasal 45 ayat 1 junto pasal 27 ayat 4 UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancamab pidana enam tahun atau denda Rp 1 miliar. (Ahm/re).

.