Wapres Minta Proses Hukum Setnov Tetap Dilanjutkan

©net
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla

Transbogor.co - Wakil Presiden, Jusuf Kalla JK menilai mundurnya Setya Novanto dari jabatan Ketua DPR tidak cukup untuk menyelesaikan problematika yang kini tengah kisruh. Mantan Wapres pada era kepemimpinan SBY itu juga menilai agar proses hokum ‘Papa Minta Saham’ tetap berlanjut.

"Nanti Kejaksaan Agung mesti meneliti juga. Ya tergantung perkembangan hukum, biar kita serahkan ke aparat hukum saja," tutur JK, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

JK menjelaskan bila tidak mengundurkan diri pun, ada mekanisme dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang mengharuskan Novanto untuk mundur dari jabatannya. Apalagi, semua anggota MKD menganggap bahwa tindakan mantan Ketua DPR itu melanggar etika.

"Kalau keputusannya (MKD) itu diberhentikan, hanya lalu (Setya Novanto) memberhentikan diri sendiri. Walaupun sebenarnya dalam bersidang itu tidak keputusannya memang, tapi hasilnya sama," ucap JK seperti yang dirilis di liputan6.

Setya Novanto resmi mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR RI, Rabu 16 Desember 2015. Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad membacakan surat pengunduran diri itu di dalam sidang MKD.

Dasco mengutip surat itu, "Dengan ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Ketua DPR RI periode 2014-2019," katanya saat awak media berbondong mewawancarainya.

.