Jokowi Lantik Pimpinan KPK

©

Transbogor.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik lima pimpinan KPK terpilih pada Senin (21/12). Berdasarkan agenda istana kepresidenan, pelantikan akan digelar pada pukul 13.30 di Istana Negara.

"Pengucapan sumpah/janji pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan 2015-2018 di hadapan Presiden Republik Indonesia," seperti ditulis dalam agenda kepresidenan.

Sebelumnya, DPR telah menyeleksi 10 calon pimpinan KPK. Dari 10 nama yang disodorkan panitia seleksi (Pansel) KPK, lima orang pun terpilih lewat cara voting di Komisi III DPR pada 17 Desember lalu.

Lima pimpinan KPK yang baru yakni, Agus Raharjo memperoleh 53 suara,  Basariah Panjaitan (51 suara), Alexander Marwata (43 suara), Saut Situmorang (37 suara), dan Laode Muhammad Syarif (37 suara).

Pengamat politik dan hukum Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah meragukan komitmen pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi yang terjadi di Tanar Air.

"Jika melihat hasil pimpinan KPK yang terpilih, terindikasi mencerminkan upaya 'balas dendam' DPR. Makanya, Busyro Muqoddas, Sudjanarko dan Johan Budi tidak lolos, bahkan minim suara saat voting. Jadi, bisa dikatakan penetapan pimpinan KPK jilid empat ini mengindikasikan serangan balik dari para koruptor yang selama ini ditangkap KPK, termasuk sejumlah anggota DPR," kata Herdiansyah Hamzah, Jumat (18/12).

Dosen Fakultas Hukum Unmul itu menilai komposisi pimpinan KPK jilid empat juga tidak menjamin independensi karena berpotensi adanya konflik kepentingan.(Ahm/rp).

 

.