Rahma Balita Penderita Hydrocephalus di Bogor Butuh Bantuan

©

Transbogor.co - Rahma Agustina hanya bisa menangis.Bayi berusia 1 tahun lebih ini tidak bisa bergerak akibat penyakit pembesaran kepala atau hydrocephalus yang dideritanya.

 

Balita pasangan Komarudin (38) dan Ipah (35) ini menderita hydrocephalus sejak dua bulan lalu, dan ukurannya kepalanya kian membesar Rahma ke rumah sakit.

 

Namun, kata Komarudin karena keterbatasan biaya membuat kami menghentikan pengobatan.

"Pernah saya bawa ke Puskemas, tapi disana diarahkan untuk operasi kerumah sakit, dari mana saya punya biaya buat operasi," ujarnya, Selasa (22/12)

Warga Sukabumi ini sudah sembilan tahun tinggal di Bogor dan kini mengontrak rumah di di Gang Alhuda RT 03/14 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Saya memang belum punya KTP Bogor, soalnya mau minta surat pindah dari Sukabumi harus bayar," keluhnya.

Untuk mengoperasi Rahma, sedikitnya dia harus memiliki uang hingga Rp 400 juta.

Suaminya sendiri, hanya berprofesi sebagai kuli bangunan yang penghasilannya hanya cukup untuk makan keluarganya sehari-hari.

"Kata dokter kemungkinan biaya operasi anak saya sekitar Rp 400 jutaan," katanya.

Dia berharap, anaknya bisa segera diobati dan sembuh seperti anak-anak lainnya.(Ahm*T).

.