Ima Sherlin Jadi Alasan Warga Demo di Polsek Caringin

©

Transbogor.co - Puluhan warga Selasa (21/12/2015) mendatangi Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa. Kedatangan warga menuntut Polisi segera menuntaskan penanganan kasus Isma Sherlin yang melaporkan Feri Firmansyah, pengelola pengusaha Raffting atas tudingan pencemaran nama baik.

Aksi warga yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut sempat diwarnai kericuhan saat beberapa warga membakar ban motor di depan mapolsek. Beberapa anggota polsek nyaris berbuat anarkis karena tersulut aksi warga. Namun beruntung, sejumlah personil TNI yang turut mengamankan berlangsungnya aksi berhasil meredam kericuhan antara warga dan aparat polsek. Para demonstran pun kemudian diajak musyawarah di dalam kantor.

Kapolsek Caringin, AKP Hariyanto mengatakan, kasus yang dilaporkan Isma Sherlin sedang dalam penyelidikan bukan berarti dihentikan seperti dugaan warga. Karena menurutnya, untuk peningkatan status memerlukan bukti - bukti kuat.

"Bukan berarti pelaporan Isma itu tidak ditanggapi, kami sedang mengumpulkan bukti - bukti dulu untuk peningkatan status terlapor,"ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Caringin, IPTU Suseno menambahkan, pelaporan tersebut bermula ketika ada dugaan penggelapan uang sebesar Rp 5 juta, namun perkara tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dengan kesepakatan akan ada penggantian.

Namun, lanjut dia, pihak Raffting malah mengeluarkan kata - kata kasar lewat telepon selular yang saat itu didengarkan langsung oleh seluruh anggota keluarga.

" Ya itu, baru saja ada kesepakatan, pihak raftinh malah nelpon dengan nada kasar dan kebetulan handphone saat itu diloud speaker, jadi semua anggota keluarga mendengarnya,"paparnya.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti - bukti lain untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Bahkan menurut Suseno, terlapor Feri Firmansyah juga membuat laporan balik atas tudingan penggelapan yang dilakukan Isma Sherlin ke Polres Bogor.(Ahm/ar)

.