Kabupaten Bogor Barat Siap Terwujud

  foto:Dok

Bogor, Trans Bogor
Tidak lama lagi, daerah otonomi baru Kabupaten Bogor Barat akan segera terwujud. Saat ini, Kementerian Dalam Negeri sedang melakukan kajian terkait rencana pembentukan Kabupaten Bogor Barat ini agar percepatan pembangunan bisa dilakukan.

Direktur Penataan Daerah Otonomi Khusus, Direktorat Jendral Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi, Senin (17/2) mengatakan, kesiapan Bogor untuk membentuk otonomi baru sudah sangat memadai. Salah satunya karena dukungan serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.
           
Menurut Teguh, dari segi kependudukan, Kabupaten Bogor terlalu besar dan luas. Kabupaten Bogor saat ini memiliki luas 2.644.92 kilometer persegi. Jumlah penduduknya pada tahun 2012 adalah 5.077.210 jiwa yang tinggal di 434 desa di 40 kecamatan. “Bila kita bandingkan dengan kabupaten lain, maka Kabupaten Bogor sudah terlalu besar dan diharapkan dengan adanya daerah otonomi baru ini, daerah itu bisa lebih cepat pembangunannya," ujar Teguh.

Teguh juga mengapresiasi kesiapan administratif dari Pemkab Bogor untuk pemekaran Kabupaten Bogor Barat. Dia meminta agar pemerintah daerah memastikan tidak ada konflik antar 14 kecamatan yang akan tergabung dalam wilayah baru nantinya. “Kami juga melakukan kaji teknis secara skoring sesuai dengan PP 78 untuk memastikan dari institusinya sudah melengkapi persyaratan,” kata Teguh.

Terkait pemekaran tersebut, Bupati Bogor Rachmat Yasin melihat Bogor dengan jumlah penduduk sekitar 5 juta jiwa ini merupakan persoalan tersendiri dalam tata kelola. Bupati pun menjamin pemerintah daerah sebagai daerah induk tidak akan melalaikan tugasnya, terutama pembagian hibah dengan Bogor Barat nantinya.

“Tak perlu takut. Insya Allah, bicara persoalan hibah, kami kan sudah menandatangani dokumen persetujuan dan dukungan. Jadi kami jamin anggaran 3 tahun dari kami,” lanjut RY. Pemerintah Bogor sendiri akan memberikan bantuan dana operasional Bogor Barat sebesar Rp 35 miliar per tahun selama 3 tahun berturut-turut sejak pembentukan.

Bantuan pemilukada untuk pertama kalinya sebesar Rp 53.214.590.326. Serta, penyerahan piutang, yang terdiri dari piutang pajak dan retribusi sebesar Rp 13.117.051.196 serta piutang dana bergulir Rp 576.810.194. Pembentukan wilayah Bogor Barat sendiri telah bergulir sejak tahun 2000 lalu. Potensi dari wilayah tersebut lebih banyak dari hasil bumi, antara lain penambangan emas Pongkor yang dikelola PT Antam, bahan galian C  (pasir, granit dll), timah serta pemanfaatan energi panas bumi yang dikelola oleh PT Chevron Geothermal.
           
Dengan adanya daerah otonom ini, maka perbatasan Kabupaten Bogor dimulai dari Dramaga, hingga Leuwiliang serta Rumpin. Salah satu tokoh pemuda Bogor Barat Haryanto Surbakti menyambut gembira percepatan pembentukan Kabupaten Bogor Barat ini.  Menurut dia, kontribusi wilayah Bogor di bagian barat sangat besar kepada Pemerintah Bogor. Hanya saja, pemanfaatan ke wilayah Bogor bagian barat belum dirasakan oleh masyarakat.

Harapan lainnya, urusan pelayanan publik hingga administrasi pemerintahan dapat lebih baik lagi. Sebab, selama ini masyarakat di Bogor bagian barat harus menempuh jarak lebih dari 50 kilometer untuk mendapatkan pelayanan publik ke Cibinong yang menjadi pusat pemerintahan. (wid/den)

.