Abu vulkanis dari erupsi Gunung Bromo mengguyur Kota Malang, BPBD : gunakan masker dan kaca mata saat perjalanan

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Abu vulkanis dari erupsi Gunung Bromo mulai mengguyur Kota Malang dan sekitarnya. Para warga diimbau mengurangi intensitas keluar rumah dan selalu memakai masker.

"Kurangi keluar rumah, gunakan masker dan kaca mata saat perjalanan," kata Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, J Hartono, di Malang, Jumat (9/1).

Dampak dari abu vulkanis, pengendara motor akan merasakan pedih jika tanpa mengenakan kaca mata. Sementara dampak lebih jauh, kemungkinan terjadinya infeksi saluran pernapasan (ISPA).

Menurut Hartono, abu vulkanik Gunung Bromo sudah seminggu terakhir mengguyur beberapa wilayah di Kota Malang. Namun sejak Kamis (8/1) malam, terasa lebih besar dengan ditandai banyak abu yang menempel di kendaraan.

"Mulai kemarin malam, merata seluruh Kota Malang. Ini akibat arah angin ke barat, membawa abu erupsi Gunung Bromo ke Malang," katanya.

BPBD berkoordinasi dengan instansi teknis yang mengerti, memahami dan lebih kompeten. Pihaknya secepatnya melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, BMKG dan lainnya.

Langkah sementara yang dilakukan adalah pembagian masker di beberapa titik di Kota Malang. Lima ribu masker dibagikan kepada pengguna jalan.

Pantauan merdeka.com, setidaknya ada tiga lokasi pembagian masker. Lokasi pertama di depan Pesantren Bahrul Magfiroh Joyogrand Kota Malang, Alun-Alun Tugu Balai Kota, serta Perempatan Kayutangan. (Mer/Rief)

.