Nyambi Jual Ganja, Tukang Ayam Potong Di Bogor Diciduk Polisi

©ilustrasi tb

Transbogor.co-  Tergiur untung besar, pedagang ayam potong di Bogor diciduk polisi, lantaran nekad menjual ganja.Minggu (10/01/2016).

Kaposlek Parung Panjang Kompol Christian Budiono mengatakan Ri (55) yang merupakan pedagang ayam potong digeladang ke kantor polisi lantaran nekad menjual ganja.“dia tangkap dirumahnya di Kampung Ciparay, Parung Panjang kabupaten Bogor, barang bukti Ganja 1 kg itu sudah dipilah-pilah dengan kanting plastik kecil menjadi 30 bagian. Ganja itu ditemukan di tumpukan pakaian di lemari”ungkap kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, pelaku menjual ganja bersama suaminya, namun suaminya berhasil lolos saat akan ditangkap. “Setiap melakukan aksinya RI bersama suaminya, namun suaminya berhasil lolos saat akan dilakukan penangkapan”Terang dia

Menurut pengakuan pelaku, Kapolsek menuturkan tergiur keuntungan besar. "Ditawari temannya, di iming-imingi untung besar, sambil dagang malah nyambi jual ganja, sudah berjalan empat bulan, kasus ini masih dalam penyidikan, suami pelaku buron," Pungkas dia

Pelaku kesehariannya, sebagai pedagang ayam potong dipasar tradisional di wilayah Kabupaten Bogor, tergiur dengan keuntungan besar, pasutri inipun nekad menjual barang haram tersebut.“Ada yang menawari untuk jualan ganja, dijanjikan untung besar, mereka tergiur, sambil dagang ayam potong, nyambi jual ganja udah berjalan empat bulan ”Pungkas dia. (Rief)

.