Kemenag Nyatakan Ajaran Gafatar Menyesatkan

©ilustrasi tb

Transbogor.co - Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin menyatakan, ajaran Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) adalah sesat dan menyesatkan umat Islam sehingga harus diwaspadai.

Organisasi itu tidak terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag), tapi justru mendaftarkan ke Kementerian Dalam Negeri sehingga ia belum dapat menentukan sikap menghentikan aktivitasnya.

Amin mengaku prihatin belakangan ini banyak warga, khususnya umat Islam, menjadi korban dari kegiatan organisasi tersebut. Dia menyatakan, bukan hanya kalangan cendekiawan atau terpelajar, dari kalangan "akar rumput" hingga pegawai negeri sipil pun menjadi sasaran untuk dijadikan pengikut organisasi itu.

Organisasi tersebut juga menjadikan kalangan orang muda sebagai sasaran rekrutmen. Gafatar dalam aktivitasnya berselubung menjalankan aksi sosial, namun di sisi lain dalam aspek ajaran sudah melenceng dari Islam. Dampak dari aktivitas Gafatar sudah dirasakan masyarakat, di antara keluarga ada yang kehilangan anggotanya. Laporan ke pihak kepolisian tentang hal ini makin banyak.

"Saya pantau terus. Kita belum melakukan rapat perihal ini. Tapi pihaknya bukan bararti tinggal diam," kata Amin, Rabu (13/1).

Sejauh ini, Kemenag belum melakukan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait aktivitas organisasi tersebut. Ia mengimbau umat Islam berhati-hati jika ada pihak yang mengajak untuk ikut aliran atau ajaran tidak umum, di luar ajaran Islam sebagaimana mestinya, seperti tidak menjalankan shalat yang ada dalam rukun Islam.(Ahm/rep)

.