Bom Thamrin Mirip Bom di Mapolres Cirebon

©

Transbogor.co - Bahan peledak atau bom yang dipakai pelaku teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, hampir sama dengan model bom yang dipakai pelaku terorisme di Masjid Mapolresta Cirebon beberapa tahun lalu.

Hal ini disampaikan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bidang Politik dan Keamanan Negara Hermawan Sulistyo dalam acara seminar dan presentasi bertema "Bom Thamrin dan Database Bom" di Gedung LIPI, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2016).

"Tipe bom Thamrin sama dengan bom Mapolresta Cirebon tahun 2011. Dikasih paku dan baut," kata Hermawan.

Hermawan menengarai bom yang digunakan Afif satu jaringan dengan bom di Cirebon.

"Bahan dasarnya itu apa saya belum tahu. Tapi kalau bom yang kecil (di Thamrin) itu bondet atau bom ikan," ujar pria yang juga bekerja di Puslibang Polri itu.

Menurut Hermawan, siapa saja bisa membuat bondet dengan mudah. Bom ini sudah biasa digunakan nelayan di pesisir untuk menangkap ikan.

Hermawan menilai pola serangan teror di Thamrin berbeda dengan kejadian teror di Paris, Perancis. Di Paris, pelaku teror memberondong sipil. Sementara menurutnya di Indonesia pelaku teror lebih menyasar polisi.

"Senjata mereka (di Paris) dahsyat. Tapi polanya mirip-mirip ya. Jadi kalau kita lihat ada bom kecil gede, mancing orang, begitu keluar diberondongkan di gedung konser itu," ujar Hermawan.

Hadir dalam seminar ini yakni AKBP Untung Sangaji, instruktur tembak di Direktorat Kepolisian Air Mabes Polri dan Ipda Tamat, anak buah Untung. Keduanya yang terekam kamera menembak Afif di halaman parkir Starbucks Coffee, Jalan MH Thamrin.(ahm/KG)

 

 

.