Kedutaan Prancis di Bom Mural

©ilustrasi tb

Transbogor.co - Kedutaan Besar Prancis di London, Inggris "dibom" oleh Banksy. Bom atau mural yang dibuat Banksy mengkritisi penggunaan gas air mata di kamp pengungsi di Calais, Prancis.

Mural tersebut menggambarkan seorang anak perempuan dari film dan musikal Les Miserables dengan air mata mengalir di pipi. Sementara di bawahnya terdapat kaleng gas air mata yang menyemburkan asap. Mural tersebut muncul pada Sabtu (23/1) malam waktu Inggris.

The Guardian mengabarkan pada Minggu (24/1), untuk kali pertama mural buatan Banksy dilengkapi dengan QR code. Masyarakat dapat memindai kode tersebut dan tersambung dengan video online tentang serbuan polisi di kamp pengungsi pada 5 Januari.

Karya tersebut merupakan bagian dari serial kritik graffiti Banksy atas penanganan pengungsi di Eropa.

Banksy adalah seniman yang kerap melontarkan kritik atas isu-isu kemanusiaan. Pada 2005, Banksy mengunjungi Tepi Barat dan menggambar sembilan mural satir di tembok beton sisi Palestina.(Ahm/rep)

.

Terkait