Pasian DBD Di RSUD Ciereng Membludak

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Membludaknya pasien demam berdarah dengue (DBD) Di Rumah sakit umum daerah (RSUD) Ciereng Subang, berakibat sebagian pasien dirawat di Lantai rumah sakit

Dari enam puluh pasien DBD yang dirawat, sebagian besar adalah anak-anak dan balita. Mereka dirujuk dari sejumlah Puskesmas di Subang, setelah divonis DBD.

"awalnya pusing mual sama pegal-pegal dan panasnya tinggi, enggak turun-turun sampai panasnya 40 derajat, kan udah cek darah trombositnya di bawah standar," kata Uun, salah seorang keluarga pasien.

Akibat membludaknya pasien, sebagian besar terpaksa harus dirawat di lantai rumah sakit dan kursi tunggu IGD. Kondisi itu lantaran seluruh ruangan yang disediakan sudah penuh.

"Nggak ada tempat ruangannya penuh di ruang anakkan penuh semua, nggak ada yang kosong di sini juga kan penuh sampai ke luar," ujar Uun.

Dari keterangan pihak rumah sakit, sepanjang Januari ini, selain ratusan orang dirawat, dua orang dinyatakan meninggal dunia di RSUD Ciereng Subang.

"yang meninggal di rumah sakit ini dua orang, tanggal 19 sama tanggal 22 kemarin keduanya dewasa," ungkap Wakil Direktur RSUD Ciereng Subang, Dwinan Marchiawati.

Guna mengantisipasi semakin banyaknya jumlah korban, pihak rumah sakit mengimbau agar masyarakat agar berlaku hidup bersih dan sehat. Karena pada musim penghujan seperti ini kembangbiak nyamuk lebih cepat.

"Ya tetep untuk masyarakat jaga kondisi ya, berperilaku sehat minimal baik di lingkungan baik di tempat kerja atau sekolah," ujar Dwinan. (Mer/Rief)

.