Untuk Biaya Obat Anaknya, EE Nekad Mencuri

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Butuh biaya untuk mengobati jari-jari tangan putra pertamanya yang putus akibat terkena jari-jari sepeda, EE alias EL (24) diamuk massa, saat kepergok mencuri didalam rumah kontrakan di wilayah  Tegar Handoyo,21,di Jalan H. Usman, RT. 002 RW 03, Kp. Belimbing, Kota Depok.

Pria pengangguran tamatan SD ini hanya bisa pasrah dan tertunduk dengan luka sekujur tubuh akibat digebukin massa. Pelaku dalam waktu semalam mencuri dua rumah kontrakan, dan tertangkap saat beraksi  yang kedua kalinya di rumah Rahmat Tegar Handoyo,21,di Jalan H. Usman, RT. 002 RW 03, Kp. Belimbing, Kota Depok, sekitar pukul 05:00.

Menurut Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Tata Irawan, dalam semalam pelaku telah menyatroni dua rumah kontrakan bertetangga. Maling yang tinggal di  Pancoran Mas ini tidak bisa berkutik saat mengambil tas ransel berisi dua HP di ruang depan keburu kepergok korban.“Korban sedang tidur pulas langsung terbangun mendengar suara gadung melihat pelaku sudah menenteng tas berisi laptop. Korban berduel dengan pelaku hingga akhirnya tidak lama massa datang dan menangkap pelaku,”ujar Kapolsek kepada Pos Kota, Senin (1/2).Pelaku tertangkap di rumah korban yang bekerja sebagai karyawan BUMN PT. Kereta Api ini, sebelumnya menyatroni rumah kontrakan milik Rusyami,28, berhasil mengambil tas selempang merah berisi Hp Samsung

.“Untuk rumah pertama yang menjadi mangsa pelaku berhasil lolos. Pelaku memasuk dengan melalui pintu depan yang tidak terkunci,”ungkapnya.

Barang bukti hasil kejahatan pelaku laptop, dua hp dengan total kerugian Rp.4 juta sudah disita petugas. “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku dikenakan pasal 363 kuhp tentang pencurian pemberatan ancaman 7 tahun penjara,”tutupnya.Pelaku EE als EL, 24, terpaksa mencuri lantaran butuh biaya untuk mengobati jari-jari tangan putra pertamanya yang putus akibat terkena jari-jari sepeda. “Cari kerja tidak dapat-dapat, proyek bangunan sedang sepi. Sehingga kepepet buat biaya berobat anak terpaksa mencuri,”ucap pria bertubuh kecil (PK/Rief)

.