Fadli Zon Kritik Pengunggahan SK BIN Ke Medsos

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Pengunggahan Surat Keputusan (SK) terkait mengangkat Banyu Biru Djarot sebagai anggota bidang politik DISK BIN di media sosial, Path, dikritik Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menganggap hal tersebut tidak pantas.

“Seharusnya urusan tersebut dirahasiakan,”ungkap Fadli

Fadli menjelaskan, BIN merupakan institusi yang berbeda dengan lembaga atau institusi negara lainnya. BIN adalah lembaga negara yang gaya kerjanya tidak dipublis ke publik.

"Saya kira intelijen punya protap menjaga kerahasiaan. Bahkan kerahasiaan itu menjadi salah satu pembeda dengan institusi lain," tegasnya.


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan, seharusnya BIN di Indonesia mencontoh intelijen di luar negeri yang menjunjung tinggi rahasia negara. Fadli menyerahkan kebijakan ini kepada institusi yang bersangkutan.

"Memang saat ini rahasia negara sangat mudah untuk diakses oleh umum. Harusnya ada aturan yang betul-betul strength, misalnya di Amerika bahkan email kedinasan Hillary Clinton tidak boleh email pribadi. Saya kita kira harus mengarah pada kerahasiaan demi kepentingan nasional," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso membentuk Dewan Informasi Strategis & Kebijakan (DISK) BIN. Setiap anggota yang terpilih wajib merahasiakan pengangkatannya.

Tetapi tidak dengan Banyu Biru Djarot. Putra politikus senior 
Eros Djarot itu malah mengunggah SK pengangkatannya sebagai anggota bidang politik DISK BIN di akun Path-nya yang beredar sejak Minggu (31/1).

Jelas ini membuat heboh media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan sikap Banyu yang mengunggah SK tersebut. Ada juga yang menyesalkan, pasalnya pekerjaan di lembaga telik sandi bersifat rahasia. (Mer/RIef)

.