Nodong Pake Jali Telunjuk, Pengantin Baru Ini Diciduk Polisi

©ilustrasi tb

Transbogor.co- selayaknya pengantin baru yang sedang berbahagia, namun beda dengan Ahmad (29), pria yang baru menikah dua minggu  asal Palembang ini justru harus tidur disel, pasalnya dirinya melakukan aksi penodongan kepada seorang pedagang pecel lele dan berhasil membawa kabur handphone hanya dengan jari telunjuk.

Dia menggunakan jari telunjuk dalam melakukan aksinya. Ahmad menodongkan dari belakang korban agar seolah-olah seperti senjata tajam.

Tersangka yang pernah terlibat kasus penggelapan tiga kali, dan semuanya berujung damai itu diringkus di rumahnya di Jalan Mayor Salim Batubara, Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (4/2) malam atau sehari setelah melakukan aksinya.

Kepada petugas, tersangka mengaku kesal karena korban bernama Ribut Santoso tidak memberikan pinjaman uang sebesar Rp 100 ribu beberapa hari lalu. Merasa sakit hari, tersangka menodong korban yang sudah lama dikenalnya itu.

"Mau pinjam buat main warnet, tapi tidak dikasih. Saya todong saja waktu dia berjualan. Saya ambil hanphonenya," ungkap tersangka Ahmad di Mapolsek Kemuning Palembang, Jumat (5/2).

Dia menjelaskan, saat beraksi dia tidak menggunakan alat apapun. Tersangka hanya bermodalkan kenekatan dengan menggunakan jari telunjuknya yang ditempelkan di pinggang korban.

"Dia (korban) ketakutan, dikiranya pisau benaran, padahal cuma pakai jari. Handphonenya saya jual buat main warnet," ujarnya.

"Saya minta dilepaskan, kasihan istri di rumah, baru nikah dua minggu kemarin," kata dia.

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Handoko Sanjaya mengatakan, pelaku berhasil diamankan setelah menindaklanjuti laporan korban. Tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman lima tahun penjara.

"Tersangka mengaku pingin main warnet, mau pinjam tidak dikasih, jadi dia berani menodong korban," pungkasnya. (mer/Rief)

.