Gimana Kabar Mobil Scion ?

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Toyota melakukan akuisisi terhadap Daihatsu secara penuh. Artinya, Daihatsu sepenuhnya merupakan bagian dari unit bisnis yang dikontrol Toyota. Di tengah kabar tersebut, raksasa otomotif dunia itu menyuntik mati salah satu merek mobilnya, yakni Scion.

Merek Scion sengaja dibuat Toyota Motor Corporation pada 2002 dan ditargetkan mengambil pasar di kawasan Amerika Utrara, serta diperuntukkan bagi kalangan anak muda. Hanya saja, setelah 13 tahun terjun dalam kancah otomotif dengan mengincar konsumen anak muda, merek Scion penjualannya justru mengalami penurunan.

"Ini bukan langkah mundur untuk Scion, tapi itu lompatan ke depan untuk Toyota. Scion telah memungkinkan kita untuk membuat ide-ide di jalur yang cepat dan menantang untuk menguji melalui jaringan Toyota,” kata Jim Lentz, pendiri Scion dan sekarang CEO, Toyota Motor Amerika Utara. Demikian dilansir Carscoops, Kamis 4 Februari 2016.

Jim juga menyatakaan, saat mendirikan merek Scion, dirinya juga ikut terlibat di dalamnya. Adapun tujuan dari Scion sendiri memang untuk memperkuat merek Toyota dan juga jaringan diler agar mampu menarik pelanggan dari kalangan anak muda.

Di awal kemunculan Scion, penjualan mobil tersebut langsung melonjak drastis tepatnya pada 2006. Namun pada 2015 penjualannya semakin melorot. Adapun beberapa model mobil Scion di antaranya; FR-S, iQ, tC, XB, xD, xA, iA dan iM. Dalam kurun 13 tahun, merek Scion sendiri telah menjual 1.092.675 unit.

Bagi para pemilik mobil tersebut, Toyota menyatakan tak perlu khawatir untuk mengenai aftersales. Sebab, mereka tetap dapat melakukan service dan pembelian suku cadang melalui diler Toyota.

Adapun tiga model mobil Scion terbaru yakni; FR-S, iM dan iA, rencananya proses pembuatan akan dipindahkan di jalur produksi Toyota. (Viv/Rief)

.