Usai Menjambret, Reza Tewas Ditembak Polisi

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Muhammad Reza (21), pria yang mengenakan masker Jakmania yang dibuang temannya di Jalan Menara IV, Kavling DKI, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, ternyata pelaku penjambretan yang ditembak polisi saat sedang beraksi, pada Sabtu dini hari, 6 Febuari 2016.

Reza tewas karena ditembak polisi dari arah belakang saat sedang beraksi. Karena dipergoki, mereka kemudian melarikan diri. "Pemain jambret, dia mau beraksi ditembak anggota dari belakang dan tembus. Melarikan diri dan sempat berpegangan dan tak tahan lalu jatuh dan ditinggal temannya," kata Kapolsek Kembangan, Kompol Imam Santoso.


Ditambahkan Imam, pelaku yang membawa sepeda motor sudah ditangkap dan saat masih dalam pemeriksaan.  "Pemeriksaan masih dilakukan terhadap pelaku. Mereka ini sering main saat tengah malam, sudah beberapa kali. Ini dari pengakuan pelaku yang tertangkap," katanya.

Mayat Reza yang menggunakan masker Jakmania dengan kaos warna orange dan celana jeans warna biru, sepatu hitam dan membawa tas punggung warna biru tua, pertama kali ditemukan petugas keamanan kos D'Avose.

Mayat Reza pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan bernama Dian Mardian Basri dan Ali Sedikin. Dia curiga dengan kendaraan roda dua yang berhenti tak jauh dari tempat kerjanya. Tak lama berhenti, pria yang membonceng jatuh dan ditinggalkan.

Dari hasil pengecekan CCTV yang terpasang di D'Avose. Sekitar pkl 02.30 WIB datang dua orang berboncengan menaiki satu sepeda motor dari arah Meruya. Saat berhenti, pengendara motor menjatuhkan teman yang diboncenginya dan kabur dengan putar balik kembali ke arah Meruya.

"Ada warga yang bilang, korban ini kerjanya tukang parkir di depan Masjid Assalam Joglo," kata Basri. (Viv/Rief)

.