Gandeng IMI, Pemprov Dan Polda Wadahi Pembalap Liar Supaya Profesional

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Pemerintah Provinsi DKI bersama Polda Metro Jaya mewadahi pembalap liar di Jakarta agar menjadi positif, hal tersebutpun dilakukan untuk mencari bibit-bibit berbakat yang akan dilatih menjadi pembalap professional nantinya.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Valentino Tatareda mengatakan, pihaknya menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang memang memiliki kompetensi dalam ajang balapan.

"Justru itu maksud kita seperti itu, jadi arahnya itu-karena IMI ini kan wadahnya seperti itu- jadi arahnya seperti itu yang berbakat itu jadi atlet ada potensi  arah sana, itu maksud positifnya," ujar Valentino kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Valentino mengatakan, dengan mewadahi balapan liar ini untuk mengarahkan para pembalap jalanan ke arah yang lebih positif. Sebab, upaya membubarkan balapan liar di Jakarta tidak akan pernah selesai.

"Ya kita bisa saja tindak setiap hari tapi tidak ada habis-habisnya. Dari tahun berapa coba itu," imbuhnya.

Valentino mengatakan, ini baru merupakan sebatas wacana. Pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut untuk membahas bagaimana konsep dalam balapan tersebut bersama Pemda DKI dan IMI.

"Balap liar masih dalam tahapan rapat terutama dengan Pemda DKI dan IMI. Dari Ditlantas Polda Metro Jaya sesuai arahan Pak Kapolda, memang kita minta dari IMI yang memang sudah menjadi wadah dalam balapan resmi dan mereka kan memang sudah profesional," jelas Valentino.

Ia menambahkan, pihak IMI saat ini masih mendiakusikan format dan konsep balapan seperti apa yang akan dipakai nantinya.

"Sehingga ini (konsepnya) biar dari IMI yang jadi panitianya. Formatnya seperti apa,  bagaimana yang sesuai dengan yang dikehendaki pembalap liar," tutupnya. (Det/Rief)

.