Nyambi Jadi Bandar Ganja, Rumah Kontrakan Di Desa Cibanon Digerebek Polisi

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Rumah kontrkan di Kampung Cinapeu, Kecamatan Cibanon, Kecamatan Sukaraja mendadak didatangi kepolisian Polres Bogor. Pasalnya rumah kontrakan yang ditempati oleh Pria berinisial D ( 33) pedagang jamur yang diduga sebagai Bandar narkoba.

Awalnya, Dus besar berisi 21 Kg yang baru tiba dari jasa pengiriman disita polisi. Paket kiriman berisi daung haram itu sudah diintasi polisi sebelum sampai di tempat tujuannya di rumah kontrakan Kampung Cinapeu, Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Rabu (02/03/16) sore.

Sesaat paket kiriman itu diteriman lelaki berinisial D,33, sejumlah anggota Satnarkoba Polres Bogor meringkusnya. Seketika pria pedagang jamur ini kaget dan tak berkutik. Sebelumnya polisi mendapat info adanya paket berisi ganja yang dikirim lewat jasa pengiriman barang.

“Kita ikuti paket yang terbungkus box styrofoam tersebut akan dikirim dan siapa pemiliknya. Ketika paket tersebut sampai di rumah tersangka D, kami menggerebek dan menangkap,” ungkap Kasatnarkoba Polres Bogor AKP Yuni Kusmayanti Dewi.

Dia menduga tersangka D ini sebagai bandar ganja yang menjual daun haram ini ke sejumlah pengecer sebelum sampai di tangan penikmatnya.AKP Yuni menambahkan, ganja tersebut dipasok dari Sumatera lewat jasa pengiriman barang. Ganja ini dikemas dalam sebuah dus besar beriasi 21 kantong plastik ganja. “Masing-masing kantong plastik yang dibungkus koran itu seberat 1 kilo, sehingga seluruhnya seberat 21 kilo” bebernya.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Bogor dan bakal dijerat dengan pasal 111, 112, dan 114 nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukiman penjara seumur hidup. “Nanti kita kembangkan, sebab kita menyakini pasti ada jaringannya,: ujarnya. (PK/Rief)

.