Wartawan Gatra Jatuh di Gua Luweng Jaran

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Hendak memotret keindahan Gua Luweng Jaran, Arif (31), wartawan Gatra mengalami kecelakaan, kuncian ascender (kait panjat) yang digenggam terpencet sehingga korban Meluncur dari ketinggian kurang lebih 25 meter di turunan vertikal kedua gua.

"Info dari medis patah tiga tulang rusuk sebelah kiri," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pacitan, Pujono Senin (7/3).

Kejadian ini berawal ketika korban bersama rekannya Jongki hendak memotret keindahan gua. Keduanya didampingi lima pemandu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo; Yoga, Eko, Gatot, Erwin dan Hatif.

Rombongan tiba di mulut gua sekira pukul 13.00 WIB. Dari tujuh orang, yang ikut masuk ke dalam gua enam orang.

Diduga karena gugup, kuncian ascender (kait panjat) yang digenggam terpencet sehingga korban meluncur. BPBD Pacitan lantas bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

Tim evakuasi tiba di lokasi sekira pukul 14.30 WIB. Dari 12 personel yang dikirim, lima di antaranya dibantu empat mahasiswa UMS masuk ke dalam gua untuk mengeluarkan korban. Tim bersama korban naik ke permukaan sekira pukul 18.30 WIB.

"Saat kejadian sampai proses evakuasi selesai di UGD RSUD Pacitan korban dalam kondisi sadar," terang Pujono. (Mer/RIef)

.