Tekuni Seni Budaya Tradisional, Ini Cara Siswa SMPN 1 Babakan Madang

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Pelestarian seni budaya tradisional menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, swasta, masyarakat khususnya generasi muda. Kekayaan seni budaya tradisional sunda juga memiliki nilai potensi jati diri bangsa.

Ditengah kesibukan pelajar SMPN Babakan Madang 01 dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) pada bulan mei mendatang, tidak menyurutkan semangat puluhan pelajar untuk menekuni kegiatan ekstrakulikuler seni tradisional sunda di sekolah. Hal ini diutarakan guru bimbingan siswa SMPN Babakan madang 01, sa'diah, kamis (10/3), di ruang kerjanya. 

“Minat generasi muda saat ini masih minim dalam menekuni bidang kesenian tradisional sunda. Hal ini terbukti hanya 37 pelajar yang masih bertahan mengikuti pelatihan seni tari sunda, alat musik degung, alat musik kecapi, serta tembang sunda,”ungkap dia.

Sejak tahun 2012, kegiatan ekstrakulikuler di sekolah ini terus digiatkan, bahkan pelajar-pelajar pernah diikuti dalam perlombaan meskipun belum meraih prestasi.

 "Ekstrakulikuler seni tradisional sunda di sekolah yang kami ajarkan kepada para pelajar di SMPN Babakan Madang 1 bukan semata-mata mencari piagam kemenangan saat perlombaan, namun melestarikan budaya sunda kepada generasi muda mulai dari bangku sekolah,”jelas dia.

Walaupun, lanjut dia, saat ini pihaknya masih kekurangan dari segi peralatan, semangat untuk melestarikan budaya masih terus dijalankan. “Saya berharap agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor ikut serta mendorong generasi muda dalam melestarikan budaya, dan memberikan bantuan peralatan guna pengembangan minat dan bakat siswa dibidang seni budaya tradisional,”tutup dia.(Zis/RIef)

.