BLH Gencarkan Kampung Ramah Lingkungan

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Pengolahan sampah masyarakat berupa sampah rumah tangga masih menjadi persoalan penting di wilayah kabupaten bogor. Pasalnya, sebagian besar masyarakat belum memiliki bekal wawasan terhadap pengelolahan sampah yang berasal dari rumah tangga khususnya sampah plastik, alhasil volume sampah saat ini masih menjadi tanggung jawab dinas kebersihan. 

Guna turut andil menyukseskan program pemerintah pusat dalam mengurangi sampah plastik serta pengelolan sampah terpadu, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, masih menggecarkan Program pengelolaan sampah ramah lingkungan melalui pendekatan masyarakat pedesaan dan perkotaan, Program ini disebut kampung ramah lingkungan.

Kepala Sub Bidang Pengembangan Kemitraan Lingkungan Susi Yulianti Mengatakan pihaknya terus mengembangkan kemitraan masyarakat peduli lingkungan dalam rangka memperluas wawasan masyarakat tentang memilah sampah, sampah rumah tangga, dan mengolahnya dalam bentuk 3R (Reduce, Reyuse, Rycacle)

"Tahun ini kami akan membentuk kelompok masyarakat pengelola sampah rumah tangga ramah lingkungan, yang di targetkan sasarannya adalah di 8 kecamatan, yaitu Parung, Lewiliang, Dermaga, Ciampea, Gunung putri, Jonggol, Cibinong, dan Caringin," ungkapnya

Dirinya mengaku kelompok masyarakat yang sudah dibentuk di wilayah Cibinong Raya sebanyak 8 kecamatan pada tahun 2014 lalu, masih terus dilakukan pembinaan, dan pendampingan. Kelompok-kelompok ini sudah mampu menghasilkan sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis, disamping juga membiasakan warga RW setempat memilah sampahnya terlebih dahulu sebulum dibuang ketempat sampah yang ada. (Zis/Rief)

.