Sepeda Motor Dilarang Masuk Kampus, Puluhan Ojek blokade Jalur Alternatif ke Kampus IPB

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Institut Pertanian Bogor (IPB) Berlakukan Program Green Transportation sejak 1 Maret 2016 lalu yang melarang sepedamotor berkeliaran diarea kampus, membuat tukang ojek sekitar wilayah kampus melakukan aksi blockade

sejak IPB memberlakukan program Green Transportation mulai 1 Maret 2016 lalu, sepeda motor tidak boleh lagi berkeliaran di dalam kampus akses jalur alternatif menuju kampus IPB, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga sebagai menolak keras program tersebut, yang berdampak sebagaian besar tukang ojek yang merupakan warga sekitar tidak dapat lagi penghasilan.

Blockade yang dilakukan puluhan supir ojek ini dimulai pukul 08.00 wib, dalam aksinya sejumlah supir ojek inipun membakar serta menutup jalan dengan kayu-kayu serta ranting-ranting pohon, selain itu sejumlah tulisan penolakan pun terbentang disepanjang jalan.

Salah seorang supir ojek, Andi mengaku dirinya  bersama rekan ojeknya melakukan aksi blockade itu sebagai rasa penolakan aturan yang diterapkan pihak kampus IPB.”Kalau sepedah motor tidak boleh masuk, berdampak pada tukang ojek, penghasilan kami juga ikut menurun,”ungkap dia.

Aksi blockade inipun akan terus dilakukan hingga peraturan yang diterapkan oleh kampus dihapus. “Kami terus akan melakukan penolakan, bila perlu jalan ditutup buat kampus IPB,”tegasnya. (Rief)

.