Tempat Oplosan Gas Meledak, Dua Pegawai Alami Luka Bakar 90 persen

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Sebuah rumah toko (Ruko) yang dijadikan tempat oplosan gas di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, meledak Rabu (16/3/2016) siang. Dua pegawai luka parah.

Ledakan keras terdengar sekira pukul 01.30 di kawasan perkantoran Bizentium Legenda Wisata Blok, Desa Wanaherang, Gunung Putri. Dahsyatnya ledakan membuat sembilan rumah kantor (rukan) rusak.

Selain itu, dua pegawai, Ahmad Yusuf (19) dan Ahmad Maulana (18) luka-luka. Keduanya dilarikan ke RS Thamrin, Cileungsi. ”

Dua karyawan itu mengalami luka bakar, bahkan korban Maulana luka bakar 90 persen,” ujar AKBP Suyudi Ario Seto, Kapolres Bogor. “Ledakan itu memang sangat keras, terdengar sampai radius 1 km.”

Menurutnya, pada Selasa (15/3/2016) sekira pukul 21:30 Maulana dan Yusuf tengah melakukan pengoplosan. Mereka memindahkan gas dari tabung subsidi 3 Kg ke tabung non subisidi ukuran 12 Kg saat terkadi ledakan keras.

Kedua pegawai itu baru delapan hari bekerja di tempat pengoplosan tersebut. Mereka dibayar Rp5.000 per tabung yang diselesaikannya.

Polisi menyita 200 tabung gas ukuran 3 Kg, 70 tabung gas 12 Kg, kulkas dan selang regulator. “Kami masih memburu pemilik gas,”tandas AKBP Suyudi. (PK/Rief)

.