Begini Bahaya laser pointer Yang Dijual Bebas

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Para penjual laser pointer semakin marak di sekitar area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. General Manager Jakarta Air Traffic Services Center Bambang Rianto saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, contohnya di sekitar rumahnya yang berada di Rawa Bokor.

"Banyak sekali di rumah saya, di pinggir jalan mereka berjualan, saya sampai geleng-geleng dibuatnya, ini mereka harus ditindak tegas, minimal penjualnya dulu, karena bisa disalahgunakan, selama ada penjual kan pasti ada pembeli," ujar Bambang, Senin (21/3).

Menurutnya, respons pilot bisa beragam ketika dalam kondisi sepenuhnya dalam kemudi pesawat. Ketika pihaknya menginstruksikan clear to land posisi kemudi sepenuhnya berada pada pilot.

"Kalau tiba-tiba ada serangan laser, seandainya dia salah memutuskan bisa membahayakan kan, apalagi radiusnya bisa sampai 800 feet sampai 1.000 feet. Saya makanya kaget ini kok banyak penjualnya, ini sampai 10-15 kilo," tuturnya

Selain di Rawa Bokor tampak juga di sekitar Kecamatan Cipondoh, Kecamatan Pinang, Karawaci wilayah di Serpong, serta daerah Tangerang lainnya. Mereka biasa menjual di pinggir jalan dengan menampilkan laser berwarna hijau.

"Ini sudah pasti sengaja kan karena mengarahkannya kepada pesawat, kelihatan sekali loh kalau kita berada di dalam pesawat, saya sendiri mengalaminya," katanya.(Mer)

.