Karyawan Angkasa Pura Dites Urine

©ilustrasi tb

Transbogor.co- Puluhan petugas Satnarkoba Polres Metro Jakpus bersama BNP (Badan Narkotik Propinsi) melaksanakan operasi narkoba dengan melakukan sosialisasi dan melaksanakan tes urin terhadap ratusan karyawan Angkasa Pura Support Jalan Tabing, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/4)

“Ada sekitar 155 orang karyawan Angkasa Pura Support yang diperiksa tes urine, dari ratusan itu hasil pemeriksaan laboratorium semua karyawan dinyatakan negatip,” papar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Hendrik Sitepu,SH.

Ada 23 personil petugas gabungan dari Satnarkoba Polres Jakpus dan BNP, sekitar pukul 10:30. “Awalnya sedang melakukan razia yang diberi nama operasi bersinar 2016, di TKP, karena tidak ditemukan barang haram kemudian dilakukan pemeriksaan tes urine pada sejuah karyawan Angkasa Pura Sopport,” papar Wakasat Narkoba AKP Ari Mustakim.

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat melakukan tes urine terhadap sejumlah pegawai PT Angkasa Pura Support dan ada 155 karyawan mengikuti tes urine yang dilangsungkan.

Sejumlah karyawan terlihat antusias mengikuti tes urine ini dengan berbaris rapih, mereka masuk kedalam kamar mandi untuk kemudian memeberikan urinenya kepada petugas.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Hendrik Sitepu, tujuan dari kegiatan tes urine ini untuk membersihkan peredaran narkotika di seluruh instansi pemerintah. Pendeteksian ini penting guna mengetahui sindikat dan sejumlah karayawan yang berhubungan dengan jaringan narkoba.

”Tes urine mencangkup dari karyawan hingga pimpinan sehingga bisa diketahui semua, siapa-siapa saja yang memakai dan tidak,” tegas AKBP Hendrik Sitepu.

Selain itu, kegiatan ini juga bagian dari program pemerintah yang tengah gencar memberantas narkoba di sejumlah perusahaan penerbangan yang kini semakin marak.

Menurut Hendrik, pihaknya belum menemukan adanya indikasi para karyawan Angkasa Pura memakai narkoba. Jika ada ditemukan, maka polisi akan memprosesnya secara hukum. “Tentu nanti kami akan pemeriksaan untuk kemudian direhabilitasi. Harapan kami semua bersih,” katanya.

Kepolisian juga berharap perusahan-perusahaan lainnya juga meminta polisi untuk melakukan tes urine kepada sejumlah karyawannya. Tujuannya, untuk membersihkan peredaran narkoba dikalangan para pekerja baik institusi pemerintah maupun swasta. ”Kami harap semua perusahaan mau menggelar tes urine bagi para karyawannya,” tegas mantan Serse Diskrimun Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura Support, Edyana Paramitasari menyatakan pihaknya memang berinisiatif menggelar tes urine ini lantaran maraknya peredaran narkoba di sejumlah perusahaan penerbangan. ”Kami memang mau bersih-bersih di lingkungan perusahaan,” katanya. (PK)

.