Uji Coba 3 in 1, Personil Kepolisian Tidak Akan Ditambah

©ilustrasi

Transbogor.co- Uji coba penghapusan 3 in 1 hari pertama pada Selasa (5/4) kemarin, menyisakan kepadatan kendaraan di beberapa ruas jalan. Hari ini akan dilakukan uji coba 3 in 1 hari kedua. Bagaimana persiapan Polda Metro?

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, mengatakan kepolisian tidak akan menambah personel untuk mengurai kepadatan dalam uji coba penghapusan 3 in 1. Meski di beberapa ruas jalan seperti Slipi-Semanggi dan Sudirman-Thamrin kendaraan tampak padat. 

"Tidak, justru kita akan melihat situasi secara alami. Bagaimana kondisi exsisting selama ini dan pasca (penghapusan 3 in 1)," terang Budiyanto.

Budi menilai dengan uji coba ini, polisi justru dapat melihat situasi lalu lintas yang sebenarnya dan membandingkan dengan penerapan jalur 3 in 1. Dari hasil pengamatan di lapangan itulah diharapkan pihaknya menghasilkan analisa yang obyektif untuk mengambil suatu kebijakan.

"(Diharapkan) hasil analisa bisa obyektif sehingga bisa digunakan sebagai salah satu dasar keputusan kebijakan berikutnya, apakah 3 in 1 akan dihapus atau tetap dipertahankan dengan pertimbangan argumentasi yang masuk akal," kata Budiyanto.

Uji coba penghapusan 3 in 1 ini berlaku dari 5-8 April dan 11-13 April. Pemprov DKI menambah bus Transjakarta untuk menunjang uji coba itu. 3 in 1 Dihapus karena dinilai tidak efektif mengurai kemacetan dan memicu eksploitasi anak yang dibawa joki-joki.

Evaluasi Polda Metro Jaya pada uji coba penghapusan 3 in 1 hari pertama, didapati kepadatan kendaraan yang membuat waktu tempuh lebih lama. Di antaranya, TL Slipi ke Semanggi yang biasanya 5-10 menit menjadi 40 menit.

"Hasil pantauan sore hari dibeberapa ruas penggal jalan terjadi kepadatan antara lain TL (traffic liht) Slipi ke Semanggi waktu tempuh 40 menit. Dalam situasi normal bisanya hanya 5-10 menit. Situasi Sudirman-Thamrin juga relatif padat," terang Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dihubungi detikcom, Selasa (5/4/2016).(Det)

.